Artikel ini tidak memiliki bagian pembuka yang sesuai dengan standar Wikipedia. Mohon tulis paragraf pembuka yang informatif sehingga pembaca dapat memahami maksud dari "Sudimampir Lor, Balongan, Indramayu". Contoh paragraf pembuka "Sudimampir Lor, Balongan, Indramayu adalah ...". (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Desa Sudimampir Lor adalah sebuah desa hasil pemekaran dari wilayah Desa Sudimampir pada tahun 1982. Desa Sudimampir Lor yang sebelum menjadi bagian dari Kecamatan Balongan pada tanggal 1 Februari 2006 adalah bagian dari Kecamatan Sliyeg. Rata-rata mata pencaharian penduduk Desa Sudimampir Lor adalah petani dengan jumlah total penduduk sekitar 5672 jiwa[butuh rujukan], Desa Sudimamapir Lor memiliki daerah pertanian yang cukup luas, desa ini terdiri atas 6 RW, 17 RT, dan 5 Blok, yaitu:
Blok Kayen
Blok Talam
Blok Sana
Blok Desa
Blok Ngor
Suluruh masyarakat Sudimampir Lor beragama Islam[butuh rujukan], hampir rata-rata masyarakat di Sudimampir Lor adalah suku Jawa dialek Indramayu. Tingkat pendidikan di desa ini masih tergolong rendah. Meski demikian, ada beberapa penduduk yang telah menuntaskan pendidikan sampai jenjang perguruan tinggi.[butuh rujukan]
Lembaga Pendidikan
Lembaga pendidikan yang ada di wilayah Desa Sudimampir Lor terdiri atas berbagai tingkat yaitu PAUD sampai SLTA yang dikelola oleh masyarakat dan pemerintah:
PAUD MELATI
TK NAMPA SUBAYA
PKBM MELATI
SDN SUDIMAMPIR LOR I
SDN SUDIMAMPIR LOR II
SMP ISLAM SABILILLAH
SMK ISLAM TERPADU SABILILLAH
MD AL-JIHAD I
MD AL-JIHAD II (Blok Talam Wetan)
MD AL-JIHAD III (Blok Talam Kulon)
Letak geografis
Secara geografis Desa Sudimampir lor berbatasan dengan Desa Tegalsembadra dan Desa Majakerta di sebelah Utara, Desa Tinumpuk di sebelah Timur, Desa Sudimampir di sebelah Selatan, dan Desa Longok di sebelah Barat.
Kuwu (Kepala desa)
Kuwu (kepala desa) yang pernah memerintah di Desa Sudimampir Lor, yaitu:
Doharudin
Dulyamin
Agus Sutisna
H. Sobana
H. Durajak SKM.
Ade Nanto
Budaya
Tradisi dan kebudayaan di Desa Sudimampir Lor tidak jauh berbeda dengan desa-desa yang ada di Kabupaten Indramayu, yaitu:
Mapag Sri Pesta rakyat Mapag Dewi Sri , menurut kepercayaan masyarakat merupakan kegiatan yang wajib diadakan pada saat panen, yang dilaksanakan dua kali dalam satu tahun yaitu musim panen pertama dan musim penen kedua. Biasanya hiburan pesta rakyat ini diisi dengan pagelaran Wayang Kulit.
Sedekah Bumi Tradisi ini diadakan setiap tahun ketika akhir musim kemarau dan awal musim tanam.
Mapag Tamba Tradisi ini diadakan setiap tahun setelah musim tanam.
Unjungan Tradisi ini diadakan setiap tahun sekitar bulan Oktober s.d. November. Yaitu suatu tradisi untuk mengunjungi petilasan atau makam leluhur dengan mengadakan berbagai hiburan.
Baritan Tradisi ini hampir sama dengan unjungan, namun perbedaanya baritan tidak ada hiburannya.