Secara etimologis Subagan berasal dari kata “su + baga“ yang kemudian menjadi kata “Subagan” yang artinya tempat yang sangat bahagia (baik). Sedangkan Jasri berasal dari kata “ja“ yang berarti lahir dan “Sri“ berarti Kemakmuran ( Dewi Sri ). Maka Jasri dapat diartikan lahir dalam kemakmuran.
Kemudian Subagan yang sebelumnya merupakan kedesaan /perbekelan di bentuk menjadi kelurahan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 28 Tahun 1980 tertanggal 31 Maret 1980 dan Peraturan Daerah Kabupaten Karangasem Nomor 17 Tahun 1981 tertanggal 24 Oktober 1981.
Daftar perbekel
Adapun pejabat yang pernah menjabat mulai dari perbekelan sampai dengan menjadi kelurahan adalah sebagai berikut:
Pertama tercatat s/d 1946: Ida Bagus Wayan Alit
1946 s/d 1963: Ida Made Jelantik
1963 s/d 1974: I Ketut Jelantik
1974 s/d 1986: I Dewa Gede Arjana
1986 s/d 1988: Ida Bagus Wayan Jungutan
1988 s/d 1995: Cokorda Nyoman Alit Sumampan
1995 s/d 2002: Tjokorda Made Surya Darma
2002 s/d 2006: I Gusti Nyoman Darsana,BPA,SH
2006 s/d 2008: Cokorda Alit Surya Prabawa,SSTP
2008 s/d 2011: I Gede Sukanta Winaya, SSTP
2011 s/d 2012: I Nyoman Arta Negara,SSTP
2012 s/d 2014: Ida Bagus Eka Ananta Wijaya,SSTP
2014 s/d 2018: I Putu Agus Sumahendra,S.IP, MAP
2018 s.d 2019: Ni Kadek Dwi Kartini,SSTP,M.Si
2019 s/d 2019: I Putu Agus Sumahendra,S.IP,MAP
2019 s/d 2019: I Ketut Yuda Suartana, S.STP
2019 s/d sekarang: Ida Ketut Putra, SP.
Penduduk
Penduduk desa Subagan sampai dengan tahun 2016 terdiri dari 8.259 laki-laki dan 8.127 perempuan dengan sex ratio 101.[1]