Alur Cerita
Pada tahun 2287, setelah peristiwa Star Trek IV: The Voyage Home, awak USS Enterprise-A (NCC-1701-A) yang baru dipromosikan sedang berlibur di YTaman Nasional Yosemite, sementara USS Enterprise-A sedang diperbaiki. Kapten James T. Kirk sedang berkemah bersama dengan Spock dan Dokter Leonard McCoy.
Namun, liburan mereka tergangggu karena Starfleet memerintahkan mereka untuk membebaskan tawanan di Planet Nimbus III yang terdiri atas manusia, Klingon, dan Romulan. Sayangnya, tugas tersebut diketahui Kapten Klingon Klaa yang ingin mengalahkan Kapten Kirk untuk kebanggaan diri sendiri. Enterprise yang belum selesai diperbaiki ditugaskan kembali, dan dibuntuti diam-diam oleh kapal Klingon pimpinan Klaa.
Setelah tiba di Nimbus III, Kapten Kirk dan krunya mengetahui bahwa Sybok, saudara kandung Spock bertanggungjawab atas masalah ini. Sybok ingin membajak Enterprise agar dapat pergi ke planet mistik Sha Ka Ree yang dikelilingi The Great Barrier. Sybok percaya bahwa Planet Sha Ka Ree, sebagai asal mula dari penciptaan adalah surga.
Sybok tidak membajak Enterprise dengan kekerasan, tetapi dengan menemukan dan menyembuhkan rasa sakit tawanan di Planet Nimbus III dan kru Enterprise, baik rasa sakit secara psikis maupun fisik. Ketika McCoy dan Spock menerima bantuan Sybok untuk menemukan rasa sakit mereka, Kirk menolaknya. Menurut Kirk, rasa sakit itulah yang membuatnya menjadi seorang manusia. Saat itu juga, Sybok mengadakan gencatan senjata dengan Kirk karena ia merasa membutuhkan kepemimpinan Kirk untuk membawa Enterprise ke Sha Ka Ree.
Akhirnya, dibuntuti Kapten Klingon Klaa, Enterprise berhasil melewati Great Barrier Reef dan sampai di planet Sha Ka Ree. Kirk, Spock, McCoy, dan Sybok turun ke permukaan. Lalu, Sybok memanggil-manggil tuhan. Sesuatu yang mengklaim sebagai tuhan muncul dan meminta Sybok untuk memberikan Enterprise. Kirkpun bertanya, "Mengapa tuhan membutuhkan kapal?" Benda itupun menyerangnya. Akhirnya, mereka menyadari bahwa benda itu bukanlah tuhan, dan benda itu ingin pergi dari planet tersebut. Untuk mencegahnya, Sybok menggunakan kekuatannya untuk membuat benda tersebut merasakan rasa sakitnya.
Kirk yang ingin menghancurkan benda itu sepenuhnya memerintahkan Enterprise untuk men-transport Spock dan McCoy kembali, dan menembakan photon torpedo kepada benda itu. Namun, sebelum Kirk berhasil di-transport ke Enterprise, Klaa sudah menyerang Enterprise. Tiba-tiba, saat benda yang mengaku sebagai Tuhan hampir membunuh Kirk, pesawat Klaa menyelamatkan Kirk dengan menembak benda tersebut. Ternyata, Spock dan tawanan Klingon berhasil memaksa Klaa untuk menyelamatkan Kirk.
Akhirnya, Sybok meninggal karena fantasinya dan kru Enterprise kembali menikmati liburannya di Taman Nasional Yosemite.
Pendapatan
Star Trek: The Final Frontier memperoleh $52,210,049 di Amerika Serikat, dan $70,210,000 di seluruh dunia. Jumlah ini sangat menguntungkan dibandingkan dengan biaya pembuatan sebesar $ 27,800,000.
Namun, apabila dibandingkan dengan keuntungan Star Trek IV: The Voyage Home, keuntungan yang diperoleh pada film ini hanya setengahnya. Jumlah tiket yang terjual juga merupakan jumlah tiket paling sedikit kedua setelah Star Trek X: Nemesis.