Soedjono adalah guru dan politkus berkebangsaan Indonesia. Ia pernah menjadi Menteri Penghubung Organisasi-Organisasi Rakyat dari 1959 hingga 1962.[1][2] Selain itu ia pernah terpilih sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat periode 1956–1959.[3]
Karier
Soedjono memulai kariernya sebagai guru di Sumedang, kemudian berpindah ke Bandung. Pada tahun 1947, ia dipindahkan ke Surakarta menjadi guru SGA (Sekolah Guru Atas). Pada tahun 1950, ia menjadi kepala sekolah di SMA di Jakarta.[3]
Pada Pemilihan umum 1955, ia terpilih sebagai Anggota DPR RI mewakili Partai Komunis Indonesia. Pada 1959, ia ditunjuk oleh Presiden Soekarno menjadi Menteri Pengerahan Tenaga Rakyat, yang kemudian berganti nama menjadi Menteri Penghubung Organisasi-Organisasi Rakyat. Jabatan ini ia emban bersamaan dengan Soedibjo.[1][2]
Selain itu, Soedjono juga diserahi pula tugas untuk mengatur soal-soal kesejahteraan pegawai negeri per Juni 1961, berdasakan Keputusan Presiden Nomor 375A Tahun 1961.[4]
Organisasi dan kegiatan lainnya
Soedjono aktif di beberapa organisasi guru. Salah satunya Serikat Pekerja Guru pada zaman Hindia Belanda. Ia menjadi Ketua Cabang Bandung dar organisasi Guru H.I.K (Hollandsch Inlandsche Kweekschool). Pada zaman pendudukan kolonial Jepang, ia menjadi Ketua Sekolah Menegah Bandung (GESMBA).[3]
Sesudah masa kemerdekaan Indonesia, Soedjono mendirikan Persatuan Guru Seluruh Sekolah Priangan, yang kemudian dilebur ke PGRI. Pada tahun 1947, ia dipindahkan di Surakarta, dan menjadi . Wakil Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia. Ketika dipindahkan ke bekerja Jakarta, ia terpilih menjadi Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia melalui Kongers PGRI V di Bandung.[3]
Referensi
12"Kabinet Kerja I". Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. 10 Juli 1959. Diakses tanggal 17 November 2025.
12"Kabinet Kerja II". Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. 18 Februari 1960. Diakses tanggal 17 November 2025.