SnackVideo (sebelumnya bernama Kwai) adalah sebuah aplikasi selulerberbagi video pendek yang dikembangkan oleh Beijing Kuaishou Technology Co., Ltd.[2] Aplikasi ini tersedia di beberapa negara seperti Indonesia, Pakistan, wilayah MENA dan Brasil. Di pasar Brasil dan MENA, aplikasi ini dikenal dengan nama Kwai.
SnackVideo masuk ke Indonesia pada tahun 2020 dan berkembang menjadi platform video pendek terbesar kedua di Indonesia dengan komunitas yang kuat dan luas.[3] Per tahun 2024, SnackVideo memiliki 43 juta pengguna aktif bulanan di Indonesia, dengan pertumbuhan sebesar 318 persen pada 2023.[3] Kompetitor utamanya adalah TikTok (dikenal sebagai Douyin di Tiongkok).[4]
Secara global, induk perusahaan Kuaishou Technology mencatat 412,7 juta pengguna aktif harian dan 771,7 juta pengguna aktif bulanan pada kuartal pertama 2026.[1]
Pada tahun 2020, Kuaishou Technology meluncurkan SnackVideo di Indonesia sebagai merek lokal untuk pasar Asia Tenggara. Pada Februari 2021, perusahaan melakukan penawaran umum perdana di Bursa Efek Hong Kong (kode: 1024).
Fitur
Berbagi Video Pendek
SnackVideo memungkinkan pengguna merekam, mengedit, dan membagikan video pendek. Platform ini menyediakan berbagai alat pengeditan seperti filter, efek visual, musik latar, dan template siap pakai yang memudahkan kreator pemula dalam membuat konten.[7]
Siaran Langsung
Pengguna dapat melakukan siaran langsung (live streaming) untuk berinteraksi secara langsung dengan penonton. Penonton dapat mengirimkan hadiah digital kepada pengguna yang sedang siaran.
Sistem Reward
SnackVideo menyediakan program reward bagi pengguna aktif. Pengguna dapat memperoleh reward dengan cara mengunggah konten video orisinal berkualitas secara konsisten—semakin tinggi interaksi berupa like, komentar, dan share, semakin besar reward yang diperoleh. Reward dapat dicairkan ke dompet digital seperti OVO, GoPay, DANA, dan ShopeePay, dengan batas penarikan maksimal Rp250.000 per hari.[7]
Program Kreator dan UMKM
SnackVideo menyediakan program kemitraan bagi kreator konten untuk menghasilkan pendapatan dari konten yang dibuat. Platform ini juga aktif bermitra dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia untuk mendukung pemasaran digital, dengan mencatat pertumbuhan UMKM pengguna video pendek sebesar 135 persen.[8]
Moderasi Konten
SnackVideo menerapkan moderasi konten berbasis kecerdasan buatan (AI), tim moderator, dan pelaporan komunitas. Dalam 1×24 jam, platform ini mencapai tingkat penghapusan konten negatif lebih dari 73 persen.[3]
Penghargaan
Pada September 2024, SnackVideo meraih dua penghargaan dalam ajang CNN Indonesia Awards: kategori Best Short Video Content and Live Streaming Platform dan Outstanding Healthy Internet Campaign.[3]