Sīvali (Pali:Sīvalicode: pi is deprecated ; bahasa Burma:ရှင်သီဝလိcode: my is deprecated diucapkan[ʃɪ̀ɰ̃θìwəlḭ]; bahasa Thai:พระสีวลีcode: th is deprecated RTGS: phra siwali; bahasa Sinhala:සීවලීcode: si is deprecated ; Hanzi:尸婆羅) adalah seorang arahat yang sangat dihormati di kalangan umat Buddha Theravada. Dia adalah orang suci pelindung perjalanan dan dipercaya dapat menangkal kemalangan di rumah seperti kebakaran atau pencurian.[1] Pemujaannya mendahului masuknya agama Buddha Theravada ke Burma.
Sīvali biasanya digambarkan berdiri tegak dan membawa tongkat jalan, mangkuk derma, dan tasbih Buddhis.[2] Lahir dari Ratu Suppavasa, Sīvali diyakini tetap berada di rahim ibunya selama tujuh tahun karena karma masa lalunya.[2] Setelah seminggu proses persalinan, ibu Sīvali melahirkan seorang anak laki-laki dewasa sebelum waktunya yang dapat langsung berbicara. Setelah itu, siswa utama Buddha Gautama, Sariputta, menerima Sīvali ke dalam Sangha.[3] Orang Burma percaya bahwa memujanya akan membawa kemakmuran dan keberuntungan.