Sitahuis adalah sebuah kecamatan yang berada di kabupaten Tapanuli Tengah, provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Sitahuis merupakan daerah pengunungan dan sepanjang jalan di kecamatan Sitahuis memiliki banyak tikungan berganda. Sitahuis juga memiliki beberapa tempat wisata seperti bukit Anugrah, batu lubang, jalan Rampa Poriaha, dan Aek Raisan. Ibu kota kecamatan ini berada di kelurahan Nauli, dan kecamatan ini juga berbatasan dengan kota Sibolga.
Jembatan gantung di atas Aek Raisan pada tahun 1905
Demografi
Suku
Kabupaten Tapanuli Tengah termasuk salah satu kabupaten yang beragam berdasarkan Suku, Agama, Ras dan Adat Istiadat (SARA). Suku yang mendiami kawasan kecamatan Sitahuis ini kebanyakan merupakan suku Batak Toba dan suku Pesisir.[2] Selain itu adapula sebagian lagi berasal dari suku Batak Angkola, Melayu, Jawa, Nias, Minangkabau, dan sebagian kecil dari suku lainnya dari berbagai wilayah di Indonesia.
Agama
Mayoritas penduduk Kecamatan Sitahuis memeluk agama Kristen Protestan.
Kehidupan masyarakat Pesisir dan Batak pada umumnya adalah sebagai petani, dan saat ini telah bayak bekerja di berbagai sektor pemerintahan dan swasta. Selain itu pada sektor pendidikan juga banyak yang telah berhasil mencapai Universitas. Kehidupan lain yang dijalani oleh masyarakat di kawasan ini adalah sebagai guru, pedagang, wiraswasta dan lain-lain.