Sisavang Phoulivong (atau Sisavangvong) (nama lahir Pangeran Khao14 Juli 1885–29 Oktober 1959) adalah raja terakhir Kerajaan Luang Phrabang dan pendiri sekaligus raja pertamaKerajaan Laos. Ia naik takhta Luang Phrabang saat masih berusia 18 tahun setelah ayahnya meninggal dunia. Dalam rangka menjaga tradisi Laos, ia mengambil gelar Sisavangvong.
Saat ia lahir di Istana Emas Luang Phrabang, ayahnya, Raja Zakarine, berkuasa di bawah kekuasaan kolonial Prancis. Di bawah kekuasaan Prancis itulah ia meluaskan wilayah ke seluruh kerajaan lain di Laos dan membangun istana kerajaan baru selama ia masih menjadi pangeran Luang Phrabang. Sisavang Vong pernah dijadikan raja boneka Jepang selama akhir tahun 1945, tetapi kemudian digulingkan oleh pemerintahan Lao Issara karena pribadinya yang pro-Prancis. Ia berhasil meraih kembali kekuasaan pada tahun 1946 dengan bantuan Prancis dan kembali berkuasa dengan mendirikan Kerajaan Laos, menandai pemimpin pertama dalam hampir 250 tahun memimpin seluruh Laos, yakni dari 28 April 1904 sampai dengan kematiannya pada tanggal 20 Oktober 1959. Karena sebelumnya, kerajaan Laos bersatu terakhir adalah pada masa Kerajaan Lan Xang, sebelum akhirnya dipecah menjadi tiga kerajaan besar di negara itu.