Desa Sipoltong pada awalnya dibuka oleh marga Ujung yang sekaligus menjabat sebagai pengulu (raja adat). Nama “Sipoltong” berasal dari kata poltong yang berarti “sumbat”. Istilah tersebut diambil dari nama sungai yang mengalir di wilayah desa, yaitu Namo Poltong. Berdasarkan hal tersebut, pengulu kemudian menetapkan nama desa menjadi Sipoltong.[1]
Pemerintahan
Desa Sipoltong terdiri dari dusun:
Bakal Lama
Bakal Sipoltong
Dusun I Sipoltong Toruan
Huta Baru
Huta Kalapa
Lae Haporas
Demografi
Suku
Demografi berdasarkan Marga di Desa Sipoltong (2019)[2]
Mayoritas penduduk Desa Sipoltong adalah Suku Batak Toba. Selain itu, terdapat juga etnis Batak Karo. Estimasi jumlah etnis Batak Karo di Desa Sipoltong adalah sekitar 15% dari total populasi desa, yang mayoritasnya merupakan marga Ginting, Tarigan, Sembiring, Kaban, Sitepu, dan Pinem.
Desa Sipoltong dan Desa Pandan juga merupakan perbatasan wilayah yang dihuni oleh etnis Karo di wilayah Kabupaten Dairi, di mana kedua desa tersebut masih dianggap wilayah persebaran etnis Karo, meskipun dari segi populasi bukan etnis mayoritas. Di Sebelah utara kedua desa tersebut, semakin banyak ditemukan desa yang merupakan pemukiman etnis Karo, sedangkan di bagian selatan sudah merupakan pemukiman etnis Batak Toba dan Pakpak saja.