Singkawang Selatan (sebelumnya bernama adalah nama kecamatan yang berada di kota Singkawang, provinsi Kalimantan Barat, Indonesia. Pada tahun 2021, kecamatan ini terdiri dari 25 RW dan 124 RT, mempunyai penduduk sebanyak 54.910 jiwa, dengan luas wilayah 224,48km² dan kepadatan penduduknya adalah 245 jiwa/km².[2]
Sejarah
Singkawang Selatan pada awalnya bernama Kecamatan Tujuhbelas, yang resmi dibentuk sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 1981 ketika Kota Administratif Singkawang dibentuk. Saat itu, kecamatan ini masuk dalam wilayah Kabupaten Sambas (di luar Kota Administratif Singkawang). Kecamatan Tujuhbelas kemudian baru menjadi bagian dari Kota Singkawang ketika dibentuk pada 17 Oktober 2001.
Kecamatan Tujuhbelas kemudian dimekarkan untuk membentuk Kecamatan Singkawang Timur dan Kecamatan Singkawang Utara, dan berganti nama menjadi Singkawang Selatan melalui Peraturan Daerah Kota Singkawang Nomor 2 Tahun 2003 tentang Pembentukan dan Perubahan Nama Kecamatan di Kota Singkawang.
Demografi
Kota Singkawang termasuk sebagai kota yang memiliki beragam Suku, Agama, Ras dan Adat istiadat (SARA) di Indonesia, demikian juga halnya di kecamatan ini. Keberagaman etnis atau suku di Singkawang diwakili tiga suku mayoritas, yaitu Tionghoa (disebut juga dengan "Cina"), Dayak, dan Melayu, sehingga ada muncul julukan CiDaYu (Cina, Dayak, Melayu).[3] Kota Singkawang merupakan kota yang mayoritas penduduknya berasal dari etnis Tionghoa dan ini adalah komunitas Tionghoa terbesar di Indonesia. Ada suku pendatang lain seperti Jawa, Madura, Bugis, Batak, Sunda dan Banjar.[3]
Berdasarkan data BPS Kota Singkawang tahun 2021, pekerjaan warga terdiri dari pekerja buruh, pegawai swasta, pekerja mandiri, pedagang, Pegawai Negeri Sipil (PNS), guru, tenaga medis, petani, wiraswasta, Polisi/TNI dan pensiunan.[2]