Pada 10 Juli 2015, Efek Rumah Kaca merilis "Pasar Bisa Diciptakan" ke radio-radio di seluruh Indonesia.[3] Sebulan kemudian mereka merilis lagu "Biru", yang berisi lagu "Pasar Bisa Diciptakan" dan "Cipta Bisa Dipasarkan", pada SoundCloud mereka. Pada tanggal 18 September 2015, Efek Rumah Kaca menggelar konser tunggal bertajuk "Pasar Bisa Dikonserkan" di Balai Sartika, Bandung.[4] Namun konser tersebut menuai kekecewaan disebabkan beberapa masalah seperti sound, antrean yang terlalu panjang dan batasan umur.[5] Beberapa hari kemudian, mereka meminta maaf atas yang terjadi sekaligus merilis lagu "Putih", yang berisi lagu "Tiada" dan "Ada", pada Ripstore Asia dan SoundCloud mereka secara gratis.[5][6]
Efek Rumah Kaca merilis Sinestesia pada tanggal 18 Desember 2015 melalui iTunes. Pada tanggal 22 Desember 2015, Sinestesia dirilis dengan format CD oleh Demajors Independent Music Industry.[7]