Evolusi Siemens PLM dari UGS: 1963–2007
Produk komersial pertama yang dikembangkan oleh perusahaan yang kini dikenal dengan nama Siemens PLM Software adalah UNIAPT,[1] yang diluncurkan pada tahun 1969 oleh sebuah perusahaan perangkat lunak yang kemudian diberi nama United Computing. UNIAPT adalah salah satu produk CAM ritel pertama di dunia. United Computing didirikan pada tahun 1963 di atas sebuah salon rambut di Torrance, California,[2] dan kemudian membeli kode perangkat lunak Automated Drafting and Machining (ADAM) milik MCS pada tahun 1973. Kode tersebut lalu menjadi dasar dari produk yang diberi nama UNI-GRAPHICS, yang akhirnya dijual secara komersial mulai tahun 1975 dengan nama Unigraphics.
Setahun kemudian, United Computing diakuisisi oleh McDonnell Douglas (kini menjadi bagian dari Boeing) untuk membentuk divisi CAD/CAM yang diberi nama Unigraphics Group. Pada tahun 1980, Unigraphics resmi diluncurkan sebagai produk perangkat lunak dan perangkat keras pemodelan true 3D pertamanya.[3][4] Karena telah dibeli oleh McDonnell Douglas, Unigraphics Group pun memindahkan kantor pusatnya ke St. Louis, Missouri.
Pada tahun 1991, McDonnell Douglas Systems Integration Group, termasuk Unigraphics, diakuisisi oleh EDS (pernah menjadi bagian dari General Motors dan HP Enterprise Services, kini menjadi bagian dari DXC Technology). EDS pun mengubah nama Unigraphics menjadi EDS Unigraphics.[5] Pada tahun 1997, EDS memisahkan divisi Unigraphics sebagai sebuah perusahaan tersendiri dengan nama Unigraphics Solutions. Unigraphics Solutions kemudian juga melantai di bursa saham. Unigraphics lalu mengakuisisi sejumlah perusahaan, salah satunya Engineering Animation, Inc., perusahaan visualisasi asal Ames, Iowa.
Pada tahun 1999, Unigraphics mengakuisisi Applicon, salah satu pemain lama di bidang otomasi desain elektronik.
Pada tahun 2001, Unigraphics mengubah namanya menjadi UGS Corporation. Pada tahun yang sama, EDS membeli kembali semua saham UGS, serta mengakuisisi kompetitor UGS, yakni SDRC.[6] Pada tahun 2003, UGS juga menerima lisensi bebas royalti abadi atas kode sumber MSC Nastran. UGS, SDRC, dan Nastran kemudian digabung ke dalam sebuah lini bisnis tunggal dengan nama EDS PLM Solutions.
Pada tahun 2004, EDS menjual EDS PLM Solutions ke Bain Capital, Silver Lake Partners, dan Warburg Pincus.[7] EDS PLM Solutions kemudian beroperasi dengan nama UGS.
Pada tahun 2005, UGS membeli Tecnomatix Technologies Ltd.[8]
Pada tanggal 24 Januari 2007, Siemens AG mengumumkan bahwa mereka akan mengakuisisi UGS dengan harga $3,5 miliar.[9][10] Helmuth Ludwig kemudian ditunjuk sebagai presiden UGS.
Siemens PLM: 2007–2019
Setelah diakuisisi oleh Siemens, UGS digabung ke dalam Siemens Automation & Drives Group dan beroperasi dengan nama Siemens PLM Software.
Pada bulan Oktober 2008, Siemens mengakuisisi 'Innotec GmbH' asal Schwelm, sebuah penyedia perangkat lunak dan layanan rekayasa digital untuk industri pemrosesan. Innotec terkenal berkat platform COMOS buatannya.[11]
Pada tanggal 9 November 2011, Siemens mengumumkan akuisisi terhadap 'Vistagy, Inc.', sebuah pemasok perangkat lunak dan layanan rekayasa khusus asal Massachusetts yang fokus pada perancangan dan produksi struktur yang terbuat dari bahan komposit canggih.[12]
Secara keseluruhan, Siemens Industry Automation telah mengakuisisi UGS (Amerika Serikat, 2007), Innotec (Jerman, 2008), Elan Software Systems (Prancis, 2009), Active Tecnologia em Sistemas de Automação (Brazil, 2011), Vistagy (Amerika Serikat, 2011), IBS AG (Jerman, 2012), Perfect Costing Solutions GmbH (Jerman, 2012), VRcontext International S.A. (Belgia, 2012), dan LMS International (Belgia, 2012).
Pada bulan Desember 2013, untuk memperkuat portfolionya di bidang integrasi PLM-ERP dan menyediakan platform untuk integrasi dengan sistem ERP (seperti SAP, Oracle, dan aplikasi korporat lain, seperti MES, CRM, dan SCM), Siemens Industry Software Gmbh & Co. KG mengakuisisi TESIS PLMware Gmbh asal Munich, yang bergerak di bidang perangkat lunak dan layanan integrasi PLM.
[13]
Pada bulan Januari 2016, Siemens mengumumkan niatnya untuk mengakuisisi CD-adapco dengan harga US$970 juta.[14][15]
Pada bulan Oktober 2016, Tony Hemmelgarn menjadi presiden dan CEO Siemens PLM, setelah sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden eksekutif untuk penjualan, pemasaran, dan layanan global. Sementara presiden dan CEO sebelumnya, Chuck Grindstaff, ditunjuk sebagai Chairman Eksekutif.[16]
Pada bulan November 2016, Siemens mengumumkan rencananya untuk mengakuisisi perusahaan EDA, Mentor Graphics dengan harga $4,5 miliar, untuk menambahkan kemampuan produksi, simulasi, serta desain sistem dan sirkuit terintegrasi elektronik ke dalam portofolionya.[17] Mentor Graphics kemudian berbisnis dengan nama "Mentor, a Siemens Business".[18]
Pada tanggal 1 Oktober 2018, Siemens mengumumkan bahwa mereka telah mengakuisisi perusahaan perangkat lunak platform pengembangan kode rendah, Mendix, sehingga memungkinkan Siemens untuk membuat SaaS dengan didasarkan pada platform Mendix.[19]