Set instruksi 14-bit digunakan dalam mikrokontroler PIC keluarga mid-range. Set instruksi 14-bit terdiri dari 35 buah instruksi single word. Setiap word terdiri dari opcode dan operand yang dipaket dalam string biner 14 bit. Setiap instruksi hanya menggunakan satu siklus instruksi, kecuali instruksi percabangan. Set instruksi 14-bit digunakan dalam mikrokontroler berikut ini:
Berdasarkan strukturnya, set instruksi 14-bit dapat dikelompokkan menjadi instruksi berorientsi byte, instruksi berorientasi bit serta instruksi literal dan kontrol.
Beberapa di antara set instruksi 14-bit memengaruhi flag. Flag adalah penanda/indikator kondisi tertentu yang dihasilkan sebuah operasi. Flag yang dapat dipengaruhi adalah Z, DC, C, TO dan PD. Flag Z akan aktif jika register W bernilai 0x00. Flag C akan aktif jika ada transisi dari 0xff ke 0x00 dan DC akan aktif jika ada transisi dari 0x0f ke 0x10. Flag TO akan aktif jika waktu tunggu WDT (Watchdog Timer) telah habis. Flag PD aktif jika mikrokontroler memasuki modus SLEEP. Aktifnya sebuah flag ditandai dengan logika "1", kecuali untuk TO dan PD karena keduanya aktif rendah.
Pengkodean
Set Instruksi 14 bit terdiri dari opcode dan operand. operandnya dapat berupa b, d, f dan k. Operand b lebarnya 3 bit, digunakan untuk menotasikan alamat bit (bit 0 hingga bit 7). Operand d lebarnya 1 bit, digunakan untuk menotasikan tujuan operasi, jika "0" maka hasil tersimpan di register w, jika "1" maka hasil tersimpan di register f. Operand f lebarnya 5 bit, digunakan untuk menotasikan alamat register f (0x00 hingga 0x3f). Terakhir, operand k digunakan untuk menotasikan data literal baik 8 bit maupun 9 bit.
Nama
Lebar
Fungsi
Range
Kombinasi
d
1
Tujuan operasi
0 s.d 1
2
f
7
Alamat register f
0x00 0x7f
128
b
3
Alamat bit
0 s.d 7
8
k1
8
Literal
0x00 s.d 0xff
256
k2
11
Literal
0x00 s.d 0x7ff
2048
Instruksi berorientasi byte terdiri dari opcode, alamat register f dan tujuan (d). 7 bit paling kanan digunakan untuk menyimpan opcode, 6 bit paling kiri digunakan untuk menyimpan alamat register dan 1 bit sisanya digunakan sebagai indikator tujuan. pemetaannya adalah sebagai berikut:
Instruksi berorientasi bit terdiri dari opcode, alamat bit (d) dan tujuan (d). 4 bit paling kanan digunakan untuk menyimpan opcode, 7 bit paling kiri digunakan untuk menyimpan alamat register dan 3 bit sisanya digunakan untuk menyimpan alamat bit. Pemetaanya adalah sebagai berikut:
Instruksi literal dan kontrol terdiri dari opcode dan data literal. Data literal (lebarnya 8 bit atau 11 bit) ditempatkan paling kanan sedangkan sisanya digunakan untuk menyimpan opcode.
Rincian
ADDLW [Add Literal and W]
Sintaks: [label] ADDLW k
Operasi: W = W + k
Status terpengaruh: C, DC, Z
Deskripsi: Hasil penjumlahan W dan k disimpan ke W
ADDWF [Add W and f]
Sintaks: [label] ADDWF f,d
Operasi: d = W + f
Status terpengaruh: C, DC, Z
Deskripsi: Hasil penjumlahan W dan f disimpan ke d
ANDLW [AND Literal with W]
Sintaks: [label] ANDLW k
Operasi: W = W AND k
Status terpengaruh: Z
Deskripsi: Hasil AND antara W dan f disimpan ke W
ANDWF [AND W with f]
Sintaks: [label] ANDWF f,d
Operasi: d = W AND f
Status terpengaruh: Z
Deskripsi: Hasil AND antara W dan f disimpan ke d
BCF [Bit Clear f]
Sintaks: [label] BCF f,b
Operasi: f = 0
Status terpengaruh: -
Deskripsi: Bit b register f direset
BSF [Bit Set f]
Sintaks: [label] BSF f,b
Operasi: f = 1
Status terpengaruh: -
Deskripsi: Bit b register f diset
BTFSS [Bit Test f, Skip If Set]
Sintaks: [label] BTFSS f,b
Operasi: loncat jika f = 1
Status terpengaruh: -
Deskripsi: Jika bit b register f = "1", loncati baris selanjutnya
BTFSC [Bit Test, skip if Clear]
Sintaks: [label] BTFSC f,b
Operasi: loncat jika f = 0
Status terpengaruh: -
Deskripsi: Jika bit b register f = "1", loncati baris selanjutnya
CALL [Call Subroutine]
Sintaks: [ label ] CALL k
Operasi: TOS = PC + 1; PC<10:0> = k; PC<12:11> = PCLATH<4:3>
Status terpengaruh: -
Deskripsi: Pemangilan subrutin
CLRF [Clear f]
Sintaks: [label] CLRF f
Operasi: f = 0x00
Status terpengaruh: Z
Deskripsi: Isi register f dengan 0x00
CLRW [Clear W]
Sintaks: [ label ] CLRW
Operasi: W = 0x00
Status terpengaruh: Z
Deskripsi: Isi register W dengan 0x00
CLRWDT [Clear Watchdog Timer]
Sintaks: [ label ] CLRWDT
Operands: -
Operasi: WDT = 0x00
Status terpengaruh: TO, PD
Deskripsi: Reset timer WDT dan preskalarnya
COMF [Complement f]
Sintaks: [ label ] COMF f,d
Operasi: d = inv (f)
Status terpengaruh: Z
Deskripsi: simpan komplemen f di d
DECF [Decrement f]
Sintaks: [label] DECF f,d
Operasi: d = f -1
Status terpengaruh: Z
Deskripsi: Kurangi f, simpan di d
DECFSZ [Decrement f, skip if 0]
Sintaks: [ label ] DECFSZ f,d
Operasi: d = f - 1; loncat jika 0
loncat jika result = 0
Status terpengaruh: -
Deskripsi: Jika hasil pengurangan register f = 0 maka loncati instruksi selanjutnya