Ibu kota kabupaten in Papua, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia{{SHORTDESC:Ibu kota kabupaten in Papua, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia|noreplace}}
Penduduk Kepulauan Yapen berasal dari beragam suku bangsa, bahasa dan agama. Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri pada 2024, sebagin besar penduduk Serui Kota menganut agama Kekristenan. Adapun rinciannya yakni Kekristenan sebanyak 66,47% (Protestan sebanyak 63,38% dan Katolik sebanyak 3,09%), sebagian lagi menganut agama Islam sebanyak 33,37% dan sebagian kecil beragama Hindu sebanyak 0,12% dan Buddha sebanyak 0,04%.[1]
Makanan khas kawasan ini diantaranya Sagu Forna, dan ada juga sagu bakar yang terdiri dari tiga rasa yakni gula merah, kacang, dan orisinil yang dicampur kelapa.Sam Ratulangi pernah diasingkan di Serui, dan rumah peninggalannya masih ada hingga sekarang.[2]