Klaim Britania atas kepulauan ini dapat ditilik kembali ke tahun 1690, dan Britania Raya menjalankan kedaulatan de facto atas kepulauan ini semenjak tahun 1833. Argentina telah lama menentang klaim ini dan pernah mengendalikan Kepulauan Malvinas sebelum tahun 1833. Sengketa ini memanas pada tahun 1982 ketika Argentina menyerang dan menduduki pulau ini, sehingga memicu Perang Falkland. Namun, pada akhirnya Argentina berhasil dikalahkan dan kepulauan ini kemudian dikembalikan kepada Britania.
Raimondo, Fabián (2012). "The Sovereignty Dispute over the Falklands/Malvinas: What Role for the UN?". Netherlands International Law Review. 59 (3): 399–423. doi:10.1017/s0165070x12000277. ISSN0165-070X.
Artikel bertopik politik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.