Sebelah barat: Desa Lobang, yang sebelumnya merupakan bagian dari Kecamatan Tersono, tetapi sejak tahun 2007 menjadi bagian dari Kecamatan Limpung karena pertimbangan letak geografis.
Mayoritas penduduk Desa Sendang bekerja di sektor pertanian, dengan sebagian lainnya berprofesi sebagai PNS, karyawan swasta, wiraswasta, serta beberapa profesi yang lain. Karena ketersediaan air yang melimpah, beberapa lahan sawah di desa ini dapat menghasilkan panen hingga tiga kali dalam setahun.
Dalam bidang pendidikan, masyarakat Sendang tergolong maju. Kesadaran akan pentingnya pendidikan cukup tinggi, dan kini telah banyak lulusan SMA dan S1 meskipun jumlahnya masih relatif terbatas.
Perekonomian desa juga ditunjang oleh akses transportasi yang baik, dengan adanya angkutan umum yang menjangkau wilayah desa. Selain pertanian, Sendang juga dikenal dengan kerajinan tangan berupa tempat nasi tradisional yang terbuat dari bambu, yang disebut cheting. Namun, kerajinan ini kini hanya dilestarikan oleh sebagian kecil penduduk karena banyak warga yang memilih bekerja di kota besar.
Dukuh Ampel Wulung – merupakan dukuh terjauh dari kantor balai desa, yang secara administratif masih termasuk wilayah Desa Sendang, tetapi secara akses hanya dapat dijangkau melalui wilayah desa lain.