Sekolah Perwira Prajurit Karier (disingkat SEPA PK) atau kala itu bernama Sepamilsuk dan Sepawamil adalah sekolah pembentukan perwira di Indonesia yang berasal dari perguruan tingginegeri dan swasta. Jenjang akademik yang bisa masuk sekolah pendidikan perwira ini adalah D4, S1, dan S1 Profesi dari semua jurusan (tergantung kebutuhan TNI). Sekolah ini di bawah Pusat Pendidikan Pertama (Pusdikma) yang bertujuan untuk membentuk para Sarjana untuk menjadi perwira pertama (PAMA) dengan pangkat saat dilantik letnan dua (Letda). Mereka terdiri atas 3 angkatan di TNI, yaitu TNI AD, TNI AL dan TNI AU.
SEPA PK berada di bawah kendali Kodiklat TNI. Setelah melalui pendidikan lebih kurang 7 bulan di Akademi TNI yang berada dalam lingkungan Akmil, dalam pendidikan nya selama 7 bulan terbagi atas beberapa tahapan (tingkat) pendidikan yaitu:
Diksarit (Pendidikan Dasar Keprajuritan): PangkatCaprasis (Calon Prajurit Siswa) merupakan pembentukan dasar prajurit yaitu peralihan sipil menjadi seorang militer, melatih dasar keprajuritan, memiliki sikap dan perilaku menjadi prajurit professional, memiliki fisik yang samapta, jiwa juang yang tinggi dan mampu bekerja di bawah tekanan.
Diksargolpa (Pendidikan Dasar Golongan Perwira): Pangkat Prasis (Prajurit Siswa) merupakan pembentukan dasar ilmu keperwiraan dan menjadi leader serta managerial dalam militer, memiliki kepemimpinan yang tangguh, penguasaan, keluasan, dan kedalaman ilmu pengetahuan dan teknologi terkait militer dan kesamaptaan jasmani untuk mendukung pelaksanaan tugas.
Diksargol lanjutan/Dikmatra (Pendidikan Dasar Golongan Lanjutan/Pendidikan Kematraan): Pangkat Sersis (Sersan Siswa) merupakan pendidikan penyesuaian sesuai matra masing-masing sebagai calon perwira.
Setelah menjalani Pendidikan Pertama Prajurit Karir TNI (DIKMAPA PK TNI) selama 7 bulan sesuai tahapan-nya maka akan dilantik melalui Prasetya Perwira (Praspa) menjadi Letnan Dua (Letda) dan masing-masing perwira tersebut melanjutkan pendidikan lanjutan di matra masing-masing: Matra Darat di Kodiklat TNI AD (sesuai kejuruan), Matra Laut di Kodiklatal, Surabaya dan Matra Udara di Kodiklatau di AAU, Yogyakarta.
Pangkat Pendidikan DIKMAPA PK TNI, (kiri) Caprasis/Calon Prajurit Siswa, (tengah) Prasis/Prajurit Siswa, (kanan) Sersis/Sersan Siswa.Lulusan pendidikan pertama yang akan disematkan pangkat Letnan Dua (Letda)
Persyaratan
Persyaratan umum
Warga Negara Indonesia Pria/Wanita, bukan prajurit TNI/Polri/PNS.
Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Berumur setinggi-tingginya 32 tahun bagi yang berijazah D4, S-1, dan S-1 Profesi
Tidak kehilangan Hak untuk menjadi Prajurit TNI, berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.
Sehat jasmani, rohani dan bebas narkoba.
Tinggi badan minimal pria 160cm dan wanita 155cm, dengan berat badan seimbang.
Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun dihitung mulai saat dilantik menjadi perwira TNI.
Bersedia ditugaskan diseluruh wilayah NKRI.
Menyertakan Surat Keterangan Bersih Diri (SKBD).
Tidak memiliki catatan kriminal yang dikeluarkan secara tertulis oleh Polri.
Bagi karyawan harus mendapat persetujuan dari instansinya dan sanggup membuat pernyataan diberhentikan dengan hormat dari pimpinan instansi yang bersangkutan bila lulus seleksi dan masuk Dikma.
Persyaratan Khusus
Persyaratan IPK untuk jurusan / program studi Akreditasi ”A” adalah 2,75 bagi yang berijazah D4, S-1, dan S-1 profesi.
Persyaratan IPK untuk jurusan / program studi Akreditasi “B” adalah 3,00 bagi yang berijazah D4, S-1, dan S-1 profesi.
Bagi jurusan S.1 Profesi dari perguruan tinggi Negeri atau Swasta dengan melampirkan Fotocopy Sertifikat Akreditasi yang dikeluarkan oleh BAN-PT untuk Program Studinya dan telah lulus Uji Kompetensi Profesi serta Dapat menunjukkan Surat Tanda Selesai Internship dan Surat Tanda Registrasi yang masih aktif.
Jurusan/Program Studi S-1/D4 dari perguruan tinggi Negeri atau Swasta sesuai Jurusan/Program Study yang ditentukan dengan melampirkan Fotocopy Sertifikat Akreditasi yang dikeluarkan oleh BAN-PT untuk Program Studynya.
Untuk pendaftar yang sudah menikah, bagi wanita tidak memiliki anak yang masih dalam masa menyusui dan sanggup tidak hamil selama menjalani Dikma.
Lulus pemeriksaan/pengujian baik didaerah maupun di Pusat yang meliputi Administrasi, Kesehatan, Kesamaptaan Jasmani, Psikologi, Psikotes, Mental Ideologi, Akademik dan Pantukhir (Pusat).
Menyertakan Surat keterangan bebas Narkoba dan surat kesehatan dari Rumah Sakit Pemerintah pada saat daftar ulang ditempat pendaftaran.