Awal sejarah Kepulauan Faroe sedikit diketahui. Santo Brendan, seorang pendeta Irlandia, kemungkinan berlayar melewati kepulauan ini selama perjalanannya ke Atlantik Utara pada abad ke-6. Ia melihat 'Pulau Domba' dan 'Surga Burung', yang diaktakan sebagai kepulauan Faroe karena memiliki populasi domba dan burung yang padat.
Kepulauan Faroe berstatus wilayah otonomi Kerajaan Denmark sejak 1948.