Sejarah Berlin dimulai dari abad ke-13, saat kota Berlin menjadi ibu kota negara kecil Prusia. Prusia berkembang dengan pesat pada abad ke-18 hingga ke-19, yang kemudian menjadi basis bagi kerajaan Jerman pada tahun 1871. Setelah tahun 1900,Berlin menjadi salah satu kota penting di dunia, yang dikenal karena kemajuan dalam bidang ilmu alam, sosial, musik, museum, pendidikan, pemerintahan, diplomasi, serta milte. Berlin juga mempunyai tempat khusus di bidang manufaktur dan keuangan. Selama Perang Dunia ke-2, Berlin mengalami kerusakan yang signifikan karena bom, serta pertempuran di jalan. Dengan bersatunya Jerman Barat dan Jerman Timur pada tahun 1990, Berlin dinobatkan sebagai ibu kota Jerman yang bersatu serta menjadi kota yang terkenal di dunia.
Bacaan lanjut
Broadbent, Philip, and Sabine Hake, eds. Berlin: Divided City, 1945-1989 (Berghahn Books; 2010), 211 pages. Essays by historians, art historians, literary scholars, and others on perceptions and representations of the city.
Colomb, Claire. Staging the New Berlin: Place Marketing and the Politics of Urban Reinvention Post-1989 (Abingdon: Routledge, 2011) 368 pp.
Davis, Belinda J. Home Fires Burning: Food, Politics, and Everyday Life in World War I Berlin (2000) online edition
Tusa, Ann. The Last Division: A History of Berlin, 1945-1989 (1997)
Winter, Jay, and Jean-Louis Robert, eds. Capital Cities at War: Paris, London, Berlin 1914-1919 (2 vol. 1999, 2007), 30 chapters 1200pp; comprehensive coverage by scholars vol 1 excerpt; vol 2 excerpt and text search