Suku bangsa
Penduduk Sei Kepayang terdiri dari beragam suku bangsa, agama, ras dan adat istiadat (SARA), dengan mayoritas suku Batak, Jawa dan Melayu. Suku Batak sebagian besar adalah Batak Angkola, Mandailing, Toba, dan sebagian Batak Simalungun, Karo dan Pakpak.[3] Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kabupaten Asahan tahun 2010, banyaknya penduduk Sei Kepayang berdasarkan suku bangsa yakni suku Batak sebanyak 58,23%, Jawa sebanyak 20,65%, kemudian Melayu sebanyak 16,06%. Orang Banjar sebanyak 2,15%, kemudian Minangkabau sebanyak 1,73%, Selebihnya berasal dari suku Aceh, Tionghoa, Nias, Sunda dan lain-lain sebanyak 1,18%.[3]
Agama
Berdasarkan Sensus Penduduk Indonesia 2010, mayoritas penduduk Sei Kepayang menganut agama Islam.[4] Adapun persentasi penduduk kecamatan ini menurut agama yang dianut yakni Islam sebanyak 78,35%, kemudian Kristen sebanyak 21,62% yang mana Protestan sebanyak 16,80% dan Katolik sebanyak 4,82%. Sebagian menganut agama Buddha sebanyak 0,03%.[1] Sementara untuk sarana rumah ibadah di kecamatan ini pada tahun 2021, terdapat 8 masjid, 36 musala, dan 19 gereja Protestan.[2]