Sijori didirikan pada 1994 antara tiga negara, Indonesia, Malaysia dan Singapura, untuk memperkuat hubungan ekonomi di kawasan tersebut dan mengoptimalkan kepentingan antara tiga negara tersebut. Segitiga tersbeut dimulai sebagai Segitiga Pertumbuhan SIJORI pada 1989, yang meliputi Singapura, Johor (di Malaysia), dan sebuah bagian dari provinsi Kepulauan Riau (di Indonesia), khususnya Kepulauan Riau.[1]
Sijori adalah kawasan yang merujuk pada kerjasama dan pengembangan wilayah yang melibatkan tiga lokasi utama, yaitu Singapura, Johor (Malaysia), dan Kepulauan Riau (Indonesia). Istilah "Sijori" diambil dari singkatan tiga wilayah tersebut: SI (Singapura), JO (Johor), dan RI (Kepulauan Riau). Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan pembangunan ekonomi, pariwisata, pertukaran budaya dan pengembangan bersama di kawasan tersebut.
Segitiga Pertumbuhan Sijori, didirikan pada tahun 1990-an, merupakan inisiatif untuk meningkatkan kerjasama ekonomi dan integrasi di antara ketiga wilayah tersebut. Fokusnya adalah memperbaiki infrastruktur, transportasi, dan saluran komunikasi untuk meningkatkan perdagangan dan investasi. Letak geografis yang dekat dari ketiga wilayah ini membuatnya cocok untuk upaya kolaboratif guna mengoptimalkan potensi ekonominya.