"Saya membutuhkan amunisi, bukan sebuah tumpangan" adalah sebuah kutipan dari presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, yang dikatakan saat ia menolak tawaran internasional untuk mengevakuasikannya dari Kyiv pada permulaan invasi Ukraina oleh Rusia 2022.
Kutipan tersebut juga disebut sebagai "Aku membutuhkan persenjataan, bukan sebuah taksi"[1][2] (Ukrainian: «мені потрібна зброя, а не таксі», romanized:"meni potribna zbroya, a ne taksi"code: uk is deprecated ).[3]
The Washington Post melaporkan pada 25 Februari bahwa AP bersiap untuk membantu Zelenskyy kabur dari Kyiv kala pasukan Rusia bergerak, namun ia tak sepakat untuk pergi.[7] Berbagai pemimpin Eropa juga menawarkan evakuasi Zelenskyy dan keluarganya.[8]:17Disinformasi mulai menyebar bahwa Zelenskyy telah meninggalkan Kyiv.[9]:147 Pada malam 25 Februari, Zelenskyy mengirim video swafoto di media sosial dirinya dikelilingi oleh para penasehatnya di dekat gedung presidensial, menunjukkan bahwa mereka berada di Kyiv dan menyatakan bahwa "Kami semua ada disini".[10][11][12]
Pukul 4.04 dini hari pada 26 Februari 2022 (UTC), Associated Press (AP) melaporkan dalam siaran langsungnya soal invasi tersebut bahwa Zelenskyy telah diminta untuk mengevakuasi diri dari Kyiv oleh pemerintah AS namun menolak tawaran tersebut, dan menyatakan bahwa ia berkata "Pertempuran terjadi disini; aku membutuhkan amunisi, bukan sebuah tumpangan".[13] AP adalah pihak pertama yang melaporkan kutipan tersebut,[14] dan menyatakan bahwa "seorang pejabat intelijensi Amerika senior dengan pengetahuan perbincangan langsung, yang menyebut Zelenskyy sebagai pukulan".[13] Pukul 7.53 paagi (UTC), AP menerbitkan artikel kedua yang menyatakan bahwa "Pihak resmi mengutip presiden berkata bahwa 'pertempuran terjadi disini' dan bahwa ia membutuhkan amunisi anti-tank namun 'bukan sebuah tumpangan'";[15] versi ini juga dilaporkan oleh media seperti The Times of Israel,[16]The Guardian,[17]PBS,[18] dan The Times.[19]
Pada pukul 9.37 menjelang siang (UTC), Kedubes Ukraina di Britania Raya mengirim kutipan tersebut dalam bentuk kalimat penuh pada akun Twitter resminya dengan komentar "Masyarakat Ukraina bangga dengan presiden mereka".[20][21]:242–243[14] Media seperti CNN[22] dan The New York Times[23] melaporkan kutipan yang dikutip kedubes tersebut.
Tanggapan
The Washington Post menyebut kutipan tersebut sebagai "salah satu kalimat paling sering dikutip" dalam perang tersebut, yang dikutip dalam "ratusan artikel berita".[14]
↑Shuster, Simon (2024). The showman: the inside story of the invasion that shook the world and made a leader of Volodymyr Zelensky. London: William Collins. ISBN9780008599188.
↑Derix, Steven; Shelkunova, Marina; Annable, Brent (2022). Zelensky: Ukraine's president and his country. Kingston upon Thames, Surrey, United Kingdom: Canbury. ISBN9781912454785.