Sananwetan adalah satu dari tiga kecamatan yang ada di Kota Blitar. Sananwetan letaknya paling timur di antara kecamatan lainnya di Kota Blitar dan berbatasan langsung dengan Kecamatan Garum dan Kanigoro di Kabupaten Blitar. Banyak ikon wisata dari Kota Blitar yang berada di kecamatan ini, seperti Makam Bung Karno, Istana Gebang (rumah Bung Karno), Monumen PETA, dan Taman Kebon Rojo.[1] Selain itu, di tepi jalan nasional juga terdapat Terminal Patria yang merupakan terminal bus terbesar di Blitar raya.[2]
Jalan nasional yang melintasi Kota Blitar semuanya berada di kecamatan ini, dimulai dari Kelurahan Rembang di selatan dan berakhir di Gedog, kemudian berlanjut ke Garum di Kabupaten Blitar. Beberapa jalan raya penting di kecamatan ini di antaranya Jalan Kenari, Jalan Kalimantan, Jalan Sumatra, dan Jalan Bali.
Geografi
Peta administrasi dan lokasi Sananwetan
Sananwetan adalah kecamatan di Kota Blitar yang letaknya di barat. Seperti kecamatan lainnya di Kota Blitar, geografi Sananwetan berupa dataran rendah. Wilayah Sananwetan didominasi kawasan urban walaupun masih banyak ditemukan areal persawahan, misalnya di Kelurahan Klampok.
Batas wilayah Kecamatan Sananwetan adalah sebagai berikut:
Wilayah Kota Blitar dahulu memiliki luas yang sangat kecil dan hanya memiliki satu kecamatan yaitu Kecamatan Kota Blitar. Beberapa kelurahan di Kota Blitar saat itu di antaranya Kelurahan Sananwetan, Plosokerep, Karangtengah, dan Bendogerit. Selanjutnya dengan adanya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun 1982, batas administratif Kota Blitar mengalami perubahan dengan dimasukkannya desa dan kelurahan dari Kabupaten Blitar. Beberapa kelurahan yang dimasukkan ke Kota Blitar di antaranya Kelurahan Gedog dari Kecamatan Garum, Rembang dari Kecamatan Sanankulon, dan Klampok dari Kecamatan Kanigoro. Ketujuh kelurahan yang telah disebutkan tadi kemudian dibentuk menjadi Kecamatan Sananwetan yang dibentuk bersamaan dengan Kecamatan Kepanjenkidul dan Sukorejo.[3]
Daftar kelurahan
Kecamatan Sananwetan terdiri dari 7 kelurahan, yang terbagi menjadi beberapa rukun warga dan rukun tetangga. Kelurahan tersebut yakni sebagai berikut:[4]