Said Jenie adalah salah seorang tokoh penting di balik suksesnya penerbangan perdana pesawat N-250, pesawat komersial pertama yang sepenuhnya dirancang dan dibuat di Indonesia.[2] Ia juga berprofesi sebagai pendidik dengan mengajar dan membimbing mahasiswa di Jurusan Teknik Penerbangan Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai Guru Besar Prodi Teknik Penerbangan. Said juga pernah menjadi peneliti di Institut Teknologi Massachusetts (MIT) dan NASA di Amerika Serikat.
Riwayat
Kehidupan pribadi
Said Jenie merupakan putra dari pasangan Nahar Jenie yang berdarah Minangkabau dengan Isbandiyah dari suku Jawa. Ia menikah dengan seorang perempuan bernama Sadarijah dan telah dikaruniai dua orang anak, yakni Asih Nurul Sadarijah Jenie dan Gita Ismailia Isbandiyah Jenie.
Said Djauharsjah Jenie merupakan salah seorang yang memakai nama belakang "Jenie" di antara beberapa orang kerabatnya, seperti Adlinsjah Jenie, Rezlan Ishar Jenie dan saudara kembarnya sendiri, Umar Anggara Jenie.