StarPlus pertama kali diluncurkan pada 15 Desember 1991 dengan nama Star Entertainment. Saat itu, saluran ini merupakan saluran hiburan televisi berbahasa Inggris yang menyiarkan acara televisi internasional dari Amerika Serikat, Inggris Raya, Australia, dan Selandia Baru, dengan Zee TV sebagai mitra berbahasa Hindi.[2]
Pada 21 Februari 1992, saluran ini berganti nama menjadi StarPlus.[1] Perubahan nama ini juga berlaku di negara-negara lain mulai 1 Juli 1992.
Setelah Star mengakhiri kerja samanya dengan Zee TV pada 30 Juni 2000, StarPlus berubah sepenuhnya menjadi saluran berbahasa Hindi mulai keesokan harinya, 1 Juli 2000 (dari April 1996 hingga Juni 2000, StarPlus merupakan saluran dua bahasa yang menyiarkan program dalam bahasa Hindi dan Inggris),[3] sementara Star World menjadi saluran berbahasa Inggris milik jaringan tersebut.[4] CEO perusahaan Sameer Nair dan kepala pemrograman Tarun Katial memperkenalkan sejumlah acara baru yang membantu memantapkan posisi saluran ini sebagai pengaruh besar dalam penyiaran televisi berbahasa Hindi.[5][6][7]
Saluran ini diluncurkan di Amerika Serikat pada November 2004.[8]
Siaran definisi tinggi (HD) saluran ini diluncurkan pada 15 April 2011.[9]
StarPlus HD direncanakan akan diluncurkan di Inggris Raya dan Irlandia pada akhir 2011,[10] namun peluncurannya tertunda hingga 5 Juli 2012.[11]
Pada 6 Oktober 2017, Saluran ATN di Kanada kehilangan hak siar program Star, dan penonton diarahkan ke layanan streaming baru Hotstar yang baru saja diluncurkan di pasar Kanada.[12]
Pada 4 Januari 2019, Star juga menghentikan saluran linearnya di Amerika Serikat demi beralih ke Hotstar.[13] Pada 14 September 2023, Dish Network dan Sling TV kembali meluncurkan Star Plus beserta saluran-saluran Disney Star lainnya di Amerika Serikat.[14]
Perubahan Merek
Pada 14 Juni 2010, StarPlus melakukan perubahan merek disertai pergantian logo dari kotak biru menjadi bintang merah rubi dengan tagline "Rishta Wahi, Soch Nayi" (Hubungan yang Sama, Pemikiran Baru).[15] Lagu tema baru tersebut dikomposisi oleh Shankar–Ehsaan–Loy dan dinyanyikan oleh Shreya Ghoshal.[16]
Pada 7 November 2016, StarPlus kembali melakukan perubahan merek dengan tagline "Nayi Soch" (Pemikiran Baru).[17]
Pada 27 Mei 2018, StarPlus kembali melakukan perubahan merek dengan logo bintang kristal merah bergaris emas, disertai tagline "Rishta Wahi, Baat Nayi" (Hubungan yang Sama, Obrolan Baru), serta lagu tema baru yang dikomposisi oleh A. R. Rahman.[18]
Pada 30 Desember 2020, Disney mengumumkan bahwa merek Star di Belanda akan diganti menjadi Utsav mulai 22 Januari 2021. Pada tanggal tersebut, StarPlus resmi berganti nama menjadi Utsav Plus di Inggris dan Eropa.[19][20]
Penerimaan
Pada tahun 2000, StarPlus berada di posisi ketiga dalam hal pendapatan dan jumlah penonton, di belakang Zee TV dan Sony Entertainment Television, dan belum ada satupun serialnya yang masuk 10 besar.[21] Dengan diluncurkannya versi Hindi dari Who Wants to Be a Millionaire?, yaitu Kaun Banega Crorepati yang dibawakan oleh Amitabh Bachchan, program ini langsung menjadi fenomena besar dan menduduki peringkat pertama pada tahun 2000. Tak lama kemudian, serial produksi Ekta Kapoor, Kyunki Saas Bhi Kabhi Bahu Thi, tayang pada hari yang sama dan menjadi acara paling banyak ditonton kedua di tahun 2000. Serial ini kemudian menggeser KBC ke posisi teratas setelah tahun baru dan bertahan di sana selama 6 tahun, sementara StarPlus pun menjadi saluran paling banyak ditonton.[21][22][23] Selanjutnya hadir Kahaani Ghar Ghar Kii pada Oktober 2000, lalu Kasautii Zindagi Kay setahun kemudian, dan berbagai serial lain produksi Balaji Telefilms yang membuat StarPlus meraih jumlah penonton tertinggi dan bertahan di posisi nomor satu.[24][25] Sebagian besar serial (80–90%) yang tayang di saluran ini pada masa itu diproduksi oleh Balaji Telefilms.[26] Saat itu, 70% pendapatan rumah produksi tersebut bersumber dari Star.[24] Setelah tahun 2006, acara-acara unggulan mereka mulai mengalami penurunan penonton dan satu per satu dihentikan oleh saluran tersebut.[27][28] Kemudian Sapna Babul Ka... Bidaai menjadi serial Hindi GEC pertama yang menggeser Kyunki Saas Bhi Kabhi Bahu Thi dari puncak peringkat, dengan meraih 5,28 TVR pada pekan pertama Januari 2008.[butuh rujukan] Hingga Maret 2008, serial ini keluar-masuk daftar 10 besar.[29] Pada Maret 2008, serial ini meraih 6 TVR untuk alur cerita pernikahan tokoh Sadhana dan Alekh. Sejak April 2008 hingga September 2008, serial ini secara konsisten menjadi serial nomor satu, kecuali dua kali pada Juni 2008 ketika sempat tergeser oleh Kyunki Saas Bhi Kabhi Bahu Thi dan Star Parivaar Awards.[29] Pada pekan 5–11 Oktober 2008, serial ini menjadi yang paling banyak ditonton kedua setelah Balika Vadhu dengan 6 TVR.[30] Rating tertingginya sepanjang tahun tersebut adalah 8,8 TVR untuk sekuen Taj Mahotsav pada Oktober 2008.[31] Secara keseluruhan pada November 2008, serial ini menjadi serial Hindi paling banyak ditonton kedua dengan rata-rata antara 5 dan 6 TVR.[32] Namun, sepanjang 2008, muncul perselisihan antara Star India dan Balaji akibat penghentian serial-serial mereka karena penurunan rating, pembatalan usaha patungan untuk konten regional di India Selatan, sehingga kesepakatan Balaji untuk membeli saham Star pun batal.[33][34] Keduanya sempat mengalami kemunduran setelahnya.[35] Namun dua tahun kemudian keduanya berdamai, dan Tere Liye menjadi serial pertama hasil kolaborasi mereka pada 2010.[36][37] Di tengah sedikit penurunan penonton pada akhir dekade 2000-an, posisi nomor satu yang telah dipegang StarPlus selama sembilan tahun berturut-turut akhirnya direbut oleh saluran saingannya, Colors TV, pada April 2009 — untuk pertama kalinya mendorong StarPlus ke posisi kedua.[38][39][40] Pada pekan terakhir Mei 2009, StarPlus untuk pertama kalinya dalam sembilan tahun juga dikalahkan oleh Zee TV dan terdepak ke posisi ketiga, dengan hanya Yeh Rishta Kya Kehlata Hai yang masih mempertahankan ratingnya di antara daftar 10 besar.[41] Setelah Yeh Rishta Kya Kehlata Hai berhasil mempertahankan ratingnya di 10 besar, beberapa serial lain seperti Saath Nibhaana Saathiya, Diya Aur Baati Hum, Iss Pyaar Ko Kya Naam Doon?, Yeh Hai Mohabbatein, dan Mann Kee Awaaz Pratigya turut membantu StarPlus kembali masuk ke jajaran 10 besar.[1]
Pada pekan ke-12 tahun 2020, StarPlus sempat turun ke posisi kelima di antara saluran Hindi GEC dan posisi keenam secara keseluruhan di India. Pekan berikutnya, saluran ini bahkan tidak masuk dalam sepuluh besar saluran India akibat pandemi COVID-19 yang menyebabkan penghentian produksi dan siaran episode baru, sehingga saluran ini hanya menayangkan ulangan.[42][43]
Mulai 2 Oktober 2022, StarPlus memperluas jam tayang program fiksinya menjadi tujuh hari seminggu.[50] Sejak saat itu, semua acara tayang setiap hari.[51]
↑"STAR Plus undergoes revamp, with a new logo and a new brand promise". www.afaqs.com (dalam bahasa Inggris). 14 June 2010. Diakses tanggal 12 November 2024. The creative team behind the new look includes Piyush Pandey, executive chairperson and creative director, Ogilvy South Asia; music composers, Shankar, Ehsaan and Loy; and singer Shreya Ghoshal, who have worked on the new signature tune.