SMK Negeri 1 Kedawung awalnya bernama SMEA Negeri 1 Cirebon. Berdasarkan pada Surat Putusan Mentri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan Republik Indonesia tanggal 1 Agustus 1959 secara resmi SMEA Negeri 1 Cirebon didirikan, dengan menempati gedung sementara milik Koperasi Batik Budi Tresna.
Pada tanggal 21 Juli 1968, Koperasi Batik Budi Tresna Cirebon menyerahkan (menghibahkan) gedung yang ditempati SMEA Negeri1 Cirebon kepada Pemerintah dalam hal ini Departemen Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan, yang selanjutnya menjadi gedung resmi SMEA Negeri 1 Cirebon hingga kini
Gedung yang diserahkan pada saat itu terdiri dari:
7 R.Keas
1 R. Kepala Sekolah
1 R. Tata Usaha
1. R. Penjaga Sekolah
1 Kamar Kecil (toilet)
Pada tahun 1996 keluar Peraturan Mentri Pendidkan yang mengatur tentang perubahan nama lembaga pendidikan di jenjang SLTA, salah satunya adalah SMEA, SMKK dan STM dan sekolah kejuruan lainnya menjadi SMK. Maka pada tahun 1997, SMEA Negeri 1 Cirebon berubah menjadi SMK Negeri 3 Kota Cirebon, tetapi karena terjadi kesalah domisili sekolah yang tercatat di Kota Cirebon sedangkan wilayahnya menjadi miliki Kabupaten Cirebon, oleh karenanya beberapa bulan kemudian berubah namanya menjadi SMK Negeri 1 Cirebon Barat.
Setelah adanya perubahan system pemerintah dari sentralisasi menjadi desentralisasi (Otonomi Daerah) pada tahun 2000 dan terjadi pemekaran kecamatan Cirebon Barat, maka berdasarkan Surat Keputusan Bupati Cirebon No. 420/Kep.330 Disdik/2005 tertanggal 4 Juli 2005, SMK Negeri 1 Cirebon Barat diubah menjadi SMK Negeri 1 Kedawung hingga sekarang.
Ekstrakurikuler
MPK
OSIS
Rohis
PMR
Paskibra
Pramuka
FPSH
Nihongo Kurabu
Mandarin Club
Jurnalistik
English Club
Taekwondo
Volly
Basket
Futsal
Silat
Karate
Tari
GVOGK
Marching Band
KKR
Logo
Pada tahun ajaran 2013/2014 logo SMK Negeri 1 Kedawung mengalami perubahan karena lambang yang terdahulu dianggap tidak memiliki arti/filosofis yang sejalan dengan visi misi sekolah pada saat ini.
Arti logo saat ini berarti Teratai yang dikenal juga sebagai bunga air memang menawarkan banyak keindahan.
Selain dari aneka warna yang dimilikinya, air yang digunakan sebagai media hidupnya punya fungsi sebagai penenang jiwa. tulisan smk n 1 kedawung dibuat melingkar menegaskan kesinambungan tanpa ujung untuk maju. dua gambar merah menyerupai dua buah tangan yang menegadah ke BUMI, menandakan mencapai genggaman dunia namun tetap beragama (seperti sedang berdo'a) Buku sebagai alas dari tangan dan dunia,
menandakan segala sesuatu bermula dari ilmu, Dunia tanpa Ilmu, hanya kosong, Agama tanpa Ilmu, hanya serampangan.