SMA Negeri 3 Taruna Angkasa Madiun adalah salah satu SMA Negeri yang ada di Madiun, yang beralamat di Jl Ringroad Barat Kec. Manguharjo Madiun, Jawa Timur. Sama dengan SMA pada umumnya di Indonesia masa pendidikansekolah di SMA Negeri 3 Taruna Angkasa Madiun ditempuh dalam waktu tiga tahun pelajaran, mulai dari Kelas X sampai Kelas XII.
Latar Belakang
Sekolah ini adalah yang pertama mendapatkan akreditasi RSBI di wilayah Kota Madiun sebelum dihapusnya program RSBI ini secara nasional. Sekolah ini menempati lahan yang sangat luas dengan gaya arsitektur termodern di Kota Madiun. Pada tahun 2015, sekolah yang biasa disebut SMaGa ini berhasil mendapatkan penghargaan lingkungan hidup Adiwiyata yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Indonesia. Upaya SMaGa dalam mentrasformasikan lingkungan sekolah menjadi standar lingkungan hidup tinggi tersebut tidaklah mudah. Hal itu dikarenakan lahan sekolah yang sangat tidak subur karena lahan timbunan baru dan sangat gersang. Namun dengan upaya dan semangat dalam menciptakan keindahan SMaGa berhasil menanam pohon ditengah sekolah dan sekitar sekolah. Hebatnya ikan, burung dan berbagai hewan unggas lainnya dilepas dihalaman tengah di mana semua kelas dapat mendengar kicauan burung dan pemandangan yang asri saat KBM. Mulai 31 Desember 2018, SMA Negeri 3 Madiun resmi berganti nama menjadi SMA Negeri 3 Taruna Angkasa Madiun.
SMA Negeri 3 Madiun adalah kelas-kelas jauh Filial SMA Negeri 1 Madiun, berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia NO. 106/SK/III/65-66 tertanggal 29 Juli 1966. SMA Negeri 3 Madiun diresmikan berdiri sendiri terhitung mulai 1 Agustus 1966. Kepala sekolah pertama: Bp. R. Marsidi Wirjopranoto, BA.. Gedung sekolah menempati Ex sekolah Cina di JL. H. Agus Salim No. 39 Madiun
Jumlah Kelas: 3 kelas
Jumlah Siswa: 120 siswa
Jumlah Pegawai: 5 orang
Jumlah Guru: 15 orang
1968 - Bp. Slamet Budiarto, BA.
Pada tahun 1968 terjadi serah terima Pimpinan Sekolah dari Bp. R. Marsidi Wirjopranoto, BA. kepada Bp. Slamet Budiarto, BA. Di bawah pimpinan dia SMA Negeri 3 Madiun berkembang pesat karena jumlah kelasnya semakin bertambah, pernah menggunakan gedung Taman Dewasa di Jl. Kalimantan masuk sore siang, karena di Jl. H. Agus Salim hanya mendapat 8 kelas.
Jumlah kelas menjadi: 16 kelas
Jumlah Siswa menjadi: 640 siswa
Jumlah Gurunya ada: 30 orang
Jumlah Pegawai ada: 10 orang
Pada tahun 1975 SMA Negeri 3 Madiun mendapat tanah dari Pemerintah Daerah Tingkat II Kotamadya Madiun di Jl. Suhud Nosingo Madiun dan mendapat bangunan proyek pemerintah berupa 3 ruang kelas.
1976 - Bp. Pribadio, BA
Pada tahun 1976 terjadi serah terima pimpinan SMA Negeri 3 Madiun dari Bp. Slamet Budiarto, BA kepada Bp. Pribadio, BA.. Di bawah pimpinan Dia SMA Negeri 3 Madiun semakin meningkat, perkembangan gedung-gedungnya, antara lain dengan di bangunnya gedung Laboratorium Fisika, Kimia serta penambahan ruang kelas.
Jumlah kelas menjadi:24kelas
Jumlah Siswa menjadi:961 siswa
Jumlah Guru tetap ada:42 orang
Jumlah Guru tidak tetap:4orang
Jumlah Pegawai ada: 16 orang
1981 - Bp. Drs. Soenarjo
Pada tanggal 8 Januari 1981 terjadi serah terima pimpinan SMA Negeri 3 Madiun dari Bp. Pribadio, BA. kepada Bp. Drs. Soenarjo. Di bawah Pimpinan dia pun SMA Negeri 3 Madiun terus berkembang. Dengan gedung ruang ketrampilan, Laboratorium Biologi, Laboratorium Bahasa, Musholla dan tambahan ruang teori, serta sarana olahraga. Bahkan bangunan Sanggar PKG yang di gunakan untuk latihan kerja guru IPA, Matematika, dan Bahasa Inggris juga dibangun.
Jumlah kelas menjadi: 31 kelas
Jumlah siswa menjadi: 1345siswa
Jumlah Guru tetap:60orang
Jumlah Guru tidak tetap: 18 orang
Jumlah pegawai tetap: 19 orang
Jumlah pegawai tidak tetap:7orang
1987 - Bp. Drs. Sudirman,BA
Pada 10 Maret 1987 terjadi serah terima pimpinan SMA Negeri 3 Madiun dari Bp. Drs. Soenarjo kepada Bp. Sudirman, BA. Di bawah pimpinan dia SMA Negeri 3 Madiun semakin lengkap baik peralatan sarana prasarana, dengan di bangunnya tempat-tempat sepeda, sepeda motor siswa, pagar sekolah, peralatan komputer dan sebagainya.
Jumlah kelas menjadi:30 kelas
Jumlah siswa menjadi: 1400 siswa
Jumlah Guru tetap: 78 orang
Jumlah Guru tidak tetap: 6 orang
Jumlah pegawai tetap: 19orang
Jumlah pegawai tidak tetap:6 orang
1992 - Bp. Drs. F.X. Suluh Sujudi
Pada tanggal 24 Agustus 1992 terjadi serah terima pimpinan SMA Negeri 3 Madiun dari Bp. Sudirman, BA kepada Bp. R. FX. Suluh Sujudi. Di bawah pimpinan dia SMA Negeri 3 Madiun lebih lengkap, baik peralatan maupun sarana prasarana, dengan dibangunnya taman-taman, ruang kelas, ruang KOPSIS, tempat-tempat sepeda, dan ditambahnya peralatan komputer, peralatan Musik serta disiplin guru, pegawai dan siswa ditingkatkan.
Jumlah kelas menjadi:32 kelas
Jumlah siswa menjadi:1305 siswa
Jumlah Guru tetap:75 orang
Jumlah Guru tidak tetap:4 orang
Jumlah pegawai tetap:19 orang
Jumlah pegawai tdk ttp: 8 orang
1995 - Bp. Drs. Ahmad Parlan Mulyono
Pada tanggal 27 Oktober 1995 terjadi serah terima pimpinan SMA Negeri 3 Madiun dari Bp. R. F.X. Suluh Sujudi kepada Bp. Drs. Ahmad Parlan Mulyono. Di bawah pimpinan dia SMA Negeri 3 Madiun semakin maju, mendapat penghargaan 3 besar dalam lingkungan hidup tingkat propinsi Jawa Timur, dengan dibangunnya kelas tingkat. Demikian juga SMA Negeri 3 Madiun dipercaya untuk mengelola SMA Negeri 6 Madiun.
Jumlah kelas menjadi:32kelas
Jumlah siswa menjadi:1305 siswa
Jumlah Guru tetap menjadi: 69 orang
Jumlah Guru tidak tetap: 14 orang
Jumlah Pegawai tetap: 19 orang
Jumlah Pegawai tidak tetap:9 orang
1998 - Bp. Drs. Soetojo,BA
Pada tanggal 3 Oktober 1998 terjadi serah terima pimpinan SMU Negeri 3 Madiun dari Bp. Drs. Ahmad Parlan Mulyono, MM. kepada Bp. Soetojo, BA. Di bawah pimpinan dia SMU Negeri 3 Madiun semakin maju dengan terpilihnya Guru Teladan tingkat Kodya Madiun dan terpilihnya siswa teladan tingkat Kodya Madiun serta terpilihnya perpustakaan SMU Negeri 3 Madiun menjadi Juara I tingkat Kodya Madiun.
Jumlah kelas menjadi: 27 kelas
Jumlah siswa menjadi: 1185siswa
Jumlah Guru tetap: 67 orang
Jumlah Guru tidak tetap 14 orang
Jumlah Pegawai tetap:14 orang
Jumlah Pegawai tidak tetap: 10 orang
2000 - Bp. Drs. Dolar Yuwono, M.Pd
Pada Tanggal 01 Maret 2000 terjadi serah terima kepala SMA Negeri 3 Madiun dari Bapak Drs. Soejoto, BA kepada Bapak Drs. Dolar Yuwono, M.Pd. Di bawah pimpinan Bp. Drs. Dolar Yuwono, M.Pd. SMA Negeri 3 Madiun semakin Maju dengan model pembelajaran Quantum Teaching dan Quantum Learning dan pada 2001 pengadaan Laboratorium komputer yang dilengkapi dengan jaringan Local Area Network yang mengarah ke pembelajaran Online dan belajar mandiri dengan media pembelajaran berbasis ICT. Pada tahun 2004 SMAN 3 Madiun terpilih menjadi satu satunya SMA Negeri Rintisan Sekolah bertaraf Internasional (RSBI). Kemudian Berkat perjuangan Bp. Dolar Yuwono SMAN 3 Madiun mendapatkan Tanah seluas 4, 7 Hektar, beserta bangunan unit gedung sekolah, Unit GOR, Unit Asrama.
2006 - Bp. Drs. Setyono
2010 - Dra. Aida Rusmilati R.M.K.Pd
Tujuan
Meningkatkan iman dan taqwa, kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, kecakapan hidup agar dapat kompetitif di era global.
Strategi
Meningkatkan kemampuan SMA Negeri 3 Madiun untuk melakukan kegiatan-kegiatan di atas standar.
Memfasilitasi sebanyak mungkin pengembangkan potensi peserta didik, menumbuh-kembangkan semangat kompetisi siswa melalui lomba bidang akademik dan non-akademik.
Memilih calon siswa baru yang memiliki potensi bidang IPTEK untuk dikembangkan menjadi bertaraf internasional.
Di SMA Negeri 3 Taruna Angkasa Madiun siswa dapat memilih pelajaran olahraga dan kesenian sesuai dengan kemampuan masing-masing. Beberapa bidang olahraga dan kesenian tersebut adalah:
Olahraga
Atletik
Basket
Bulu Tangkis
Voli
Futsal
Sepak Bola
Kesenian
Baca Tulis Al-quran (BTA)
Seni Drama
Seni Karawitan
Seni Musik
Seni Rupa
Seni Tari
Seni Vokal
Seni Vokal Tradisional
Ekstrakurikuler
Keagamaan Islam (Seksi Kerohanian Islam / SKI)
Keagamaan Katolik (Serikat Sosial Vinsensius / SSV)
Keagamaan Kristen (Persekutuan Doa Kasih Kristus / PDKK)
Paskibra (Pasukan Inti / PASTI)
Pramuka (Laskar Pramuka Smaga / LASPRAGA)
KIR (Caliptra)
Pecinta Alam (Generasi Muda Pecinta Alam / GEMPITA)
SOW (Student Orientation Week). Kegiatan orientasi siswa akan dilaksanakan pada minggu pertama setelah peserta didik baru diterima. SOW atau yang lebih dikenal dengan Masa Orientasi Siswa ini dilakukan dengan sangat menyenangkan dan interaktif antara siswa baru dan pembimbing. Permainan-permainan seru dan kegiatan outbound dilakukan untuk memberikan kesempatan siswa baru saling mengenal satu sama lain.
SISO Cup. Perlombaan yang diselenggarakan sepenuhnya oleh OSIS dengan izin resmi dari pihak sekolah ini adalah pesta hari jadi sekolah sekaligus mengasah skill siswa dalam berbagai hal. Perlombaan antar kelas dalam bidang kesenian dan olahraga dilaksanakan selama 6 hari. Kegiatan ini diawali dengan pemotongan tumpeng dan upacara pembukaan di halaman belakang kantin.
PANIK (Pentas Seni dan Kreasi) Pada hari keenam SISO Cup akan diakhiri dengan pesta penutupan dan pengumuman juara umum SISO CUP. Tak kalah seru pada hari keenam pesta akan dimeriahkan oleh guest star dari berbagai publik figur nasional seperti Penulis dan komedian Raditya Dika dan musisi jebolan program Trans TV - Indonesia Mencari Bakat, Klanting, dan berbagai publik figur terkenal lainnya.
PENTUNG (Pentas Tunggal) Theater dengan kualitas professional diselenggarakan rutin setiap tahun. Dengan dukungan sekolah dan berbagai pihak sponsor besar di kota Madiun, pentas dipresentasikan didalam gedung serbaguna milik sekolah ini. Anggota ASAP (kelompok seni SMAN 3 Madiun) berlatih dengan giat setiap minggu dengan bimbingan dari pihak ketiga yang professional.
SSW (SMAGA SPORT WEEK)
Referensi
↑SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia NO. 106/SK/III/65-66 tertanggal 29 Juli 1966