Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.
SMA Negeri 3 Barru merupakan salah satu sekolah menengah atas negeri yang berada di Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan. Sekolah ini resmi berdiri pada 5 Oktober 1994, berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0260/O/1994 tentang pembukaan dan penegerian sekolah tahun pelajaran 1993/1994. Sejak awal berdirinya, SMA Negeri 3 Barru telah berperan penting dalam mencetak lulusan yang berkualitas serta berkontribusi dalam dunia pendidikan di wilayah Barru dan sekitarnya.
Pada awal pendiriannya, sekolah ini bernama SMA Negeri 1 Tanete Rilau, sesuai dengan letaknya di Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru. Dengan berkembangnya sistem pendidikan di Indonesia, terjadi perubahan dalam pengelolaan sekolah menengah atas, termasuk dalam hal administrasi dan tata kelola sekolah. Akibatnya, kewenangan pengelolaan SMA yang sebelumnya berada di bawah Pemerintah Kabupaten Barru kemudian dialihkan ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Proses pengalihan ini berdampak pada perubahan nomenklatur sekolah, sehingga pada 26 Januari 2017, SMA Negeri 1 Tanete Rilau resmi berganti nama menjadi SMA Negeri 3 Barru. Pergantian nama tersebut didasarkan pada SK Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 99 Tahun 2017 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Sekolah Menengah Atas Negeri pada Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.
Sejak perubahan nama tersebut, SMA Negeri 3 Barru terus berkembang dalam berbagai aspek, baik dari segi akademik maupun non-akademik. Sekolah ini berkomitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan menyediakan tenaga pendidik yang berkualitas, memperbaiki fasilitas pendidikan, serta memperluas akses bagi para siswa agar mendapatkan pengalaman belajar yang lebih baik.
Saat ini, SMA Negeri 3 Barru telah menjadi salah satu sekolah favorit di Kabupaten Barru, dengan 21 rombongan belajar. Sekolah ini juga didukung oleh tenaga pendidik dan kependidikan yang kompeten, termasuk guru dengan kualifikasi akademik tinggi serta guru profesional.
Dengan sejarah panjang yang dimilikinya, SMA Negeri 3 Barru terus berupaya menjadi institusi pendidikan yang unggul dalam mencetak generasi muda yang berdaya saing, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan di dunia global.
Kepala Sekolah
SMAN 3 Barru telah dipimpin oleh 8 (delapan) Kepala Sekolah yaitu:
SMAN 3 Barru mulai menerapkan Kurikulum Merdeka dengan kategori Mandiri Belajar, berdasarkan Surat Keputusan Badan Standar, Kurikulum Dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 044/H/KR/2022 tentang Satuan Pendidikan Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka pada Tahun Ajaran 2022/2023.
Berdasarkan Surat Keputusan Badan Standar, Kurikulum Dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 022/H/KR/2023 tentang Satuan Pendidikan Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka pada Tahun Ajaran 2023/2024 berganti kategori dari Kurikulum Merdeka Mandiri Belajar menjadi Mandiri Berubah.
Jurusan dan Rombongan Belajar
SMAN 3 Barru merupakan salah satu sekolah menengah atas di Kabupaten Barru yang memiliki 21 rombongan belajar dengan total daya tampung sebanyak 756 peserta didik. Sekolah ini berkomitmen untuk memberikan pendidikan berkualitas dengan fasilitas yang mendukung proses pembelajaran serta lingkungan yang kondusif bagi perkembangan akademik dan karakter siswa.
Pendidik dan Tenaga Kepndidikan (PTK)
SMA Negeri 3 Barru merupakan lembaga pendidikan yang didukung oleh tenaga pendidik dan kependidikan yang berkualitas. Saat ini, sekolah ini memiliki 37 orang pendidik, terdiri dari 1 guru bergelar Doktor, 13 guru berkualifikasi Magister, dan 22 guru berpendidikan Strata-1. Sebanyak 31 guru telah memiliki Sertifikat Pendidik dan diakui sebagai guru profesional oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia. Selain itu, sekolah ini juga didukung oleh 9 tenaga kependidikan yang berperan dalam mendukung kelancaran operasional dan administrasi sekolah.