Pada tahun 2007, sekolah ini menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, yang sebelumnya dengan KBK. Pada tahun 2013, sekolah ini mulai menggunakan Kurikulum 2013 atau K-13. Kurikulum Merdeka mulai diterapkan secara bertahap sejak tahun ajaran 2022/2023 dan secara resmi ditetapkan sebagai Kurikulum Nasional pada 26 Maret 2024 melalui Permendikbudristek No. 12 Tahun 2024. Penerapan awalnya dimulai tahun 2020-2021 untuk uji coba, lalu dibuka pendaftaran untuk sekolah secara sukarela, dan kini menjadi kerangka dasar kurikulum nasional menggantikan Kurikulum 2013.
[butuh rujukan]
Sejarah
Sampai pada tahun 1961, Kabupaten Situbondo belum memiliki satupun SMA Negeri. Satu-satunya SMA Negeri ini pada mulanya adalah SMA Swasta yang disebut oleh masyarakat SMA ABC karena memiliki 3 jurusan, yaitu A=Jurusan Bahasa/Budaya, B=Jurusan Ilmu Pasti/Ilmu Pengetahuan Alam dan C=Jurusan Sosial. Sekolah SMA Swasta ini didirikan secara gotong royong oleh masyarakat dan menempati gedung di Jl. Moh. Seruji yang saat ini ditempati SDN Patokan XI (SD Brawijaya). Prasasti peresmiannya dapat kita lihat pada dinding di sekolah ini. Berdirinya SMA ini atas prakarsa Bpk.Suryadi dengan mendapat restu dari Bupati R. S. Brataningrat dan Perwira Distrik Militer 1902 Kapten Hardjo Soenarso serta Kepala Polisi Resort Situbondo M. Satopo. Kepala sekolah pertamanya adalah Bpk. Suryadi.
Pada tahun 1961, SMA 1 Situbondo ini dijadikan Kelas Paralel SMA Bondowoso, disahkan semenjak 1 Agustus 1961 bersama SMA Tuban yang merupakan kelas paralel SMA Bojonegoro, serta SMA Nganjuk merupakan kelas paralel SMA 1 Madiun dan SMA Magetan yang merupakan kelas paralel SMA 2 Madiun. Peresmian dilakukan oleh Kepala Departemen PP dan K Daerah Jawa Timur Moh. Abdul Noer Bambang. Kelas paralel tersebut akhirnya berpisah dari Induknya pada tahun 1963 dan secara definitif menjadi SMA Negeri Situbondo dengan kepala sekolah Drs. Hoemaidi dari Bojonegoro. SMA Negeri ini menempati gedung baru di Jl. P.B. Sudirman 5A Situbondo, tanah milik Balai Penyelidikan Perusahaan Perkebunan Gula (BP3G) di Pasuruan. Pada tahun 1976 di Situbondo dibangun dan diresmikan berdirinya Sekolah Menengah Pembangunan Persiapan (SMPP) yang terletak di Jl. Anggrek 1 Situbondo. Kepala sekolahnya adalah Bpk. Kamalhoedi, BA. dari Bondowoso yang sekaligus juga merangkap sebagai kepala SMA Negeri Situbondo. Terhitung sejak 1 Februari 1981 Kepala SMA Negeri Situbondo diserakan kepada Bpk. Drs. Bagjana yang berasal dari SMPP Lumajang. Sedangkan Bpk. Kamalhoedi tetap memimpin SMP, hingga tahun 1985. Dalam perkembangan selanjutnya tahun 1986 SMPP berubah menjadi SMA 2. Dengan demikian di kecamatan Situbondo terdapat 2 SMA Negeri. SMA Negeri menjadi SMA Negeri 1 Situbondo. Sesuai dengan Kurikulum Sekolah Menengah tahun 1994 nama SMA berubah menjadi SMU Negeri 1. Pada akhir tahun 2003 nama SMU kembali berubah menjadi SMA.
Kegiatan SMAN 1 Situbondo
Class meeting
Annual Concert Vox Grandioso Choir
MTBS (Malam Tapak Bakat dan Seni)
MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah)
Pendadaran Eskul (penerimaan pengurus baru Ekstrakurikuler)
Kunjungan kantor BMKG dan bendungan di daerah Malang, Jawa Timur (pembelajaran Geografi)
Istigosah
Smasa Idol
Malam pisah kenang kelas XII
Fasilitas
Berbagai fasilitas dimiliki SMAN 1 Situbondo untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Fasilitas tersebut antara lain:
Aula SMAN 1 Situbondo
Ruang Kelas dilengkapi teknologi pembelajaran
Ruang Kepala Sekolah
Ruang Guru
Ruang Sekertariat Tata Usaha
Ruang Sekertariat OSIS
Ruang Bimbingan Konseling
Ruang Sekertariat Marching Band
Ruang Sekertariat Perhimpunan Pencinta Alam (PPA Ganesha)
Ruang Sekertariat Swara Smasa
Perpustakaan
Laboratorium Biologi
Laboratorium Fisika
Laboratorium Kimia
Laboratorium Komputer
Laboratorium Bahasa
Laboratorium IPS
Laboratorium Multimedia
Lapangan Sepak Bola
Lapangan Bola Voli
Lapangan Basket
Studio Musik
Koperasi Tutwuri Handayani
Green House
Unit Kesehatan Sekolah
Hotspot Smasa
Pusat Pengelolahan Sampah (media pembelajaran lingkungan hidup peserta didik kelas X)
Kamar Mandi
Kantin Sekolah
Koperasi sekolah
Panggung Serbaguna Smasa
Organisasi Siswa Intra Sekolah
OSIS merupakan induk keorganisasian siswa di SMA Negeri 1 Situbondo yang menjalankan peran eksekutif. Hingga saat ini OSIS telah menaungi 29 ekstrakurikuler dan menjalankan berbagai kegiatan kesiswaan dalam bentuk kepanitiaan. Pengurus OSIS terdiri dari ketua OSIS, 2 orang wakil ketua, 3 orang sekretaris, 2 orang bendahara, dan 10 seksi bidang.
Majelis Perwakilan kelas
MPK adalah mitra kerja OSIS yang menjalankan peran legislatif dan yudikatif. MPK berfungsi sebagai wadah untuk menampung, menyalurkan, dan melaksanakan aspirasi dan kedaulatan siswa. Anggota MPK terdiri dari Anggota Perwakilan Kelas (APK) yang merupakan 3 orang perwakilan dari tiap-tiap kelas dan pengurus MPK. Pengurus MPK terdiri dari ketua umum, ketua I, ketua II, 2 orang sekretaris, 2 orang bendahara, 10 pengawas seksi bidang, dan ketua komisi-komisi di dalamnya.
Ekstrakurikuler
SMA Negeri 1 memiliki banyak kegiatan ekstrakurikuler, diantaranya,
Brigatama
Futsal
Sepak Bola
Volly
Taekwondo
PMR (Palang Merah Remaja)
Duta SMASA
PPA Ganesha
Atletik
VGS (Paduan Suara)
Anggar
Gamaz
KIR (Karya Ilmiah Remaja)
PIK-R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja)
Pencak Silat
Tenis Meja
Krisna Rupa
Ganesha Creative
Bulutangkis
Swara Smasa
Basket
Karate
Catur
Panahan
E-Sport
Gantaramesa
Petanque
Risma
Prestasi Siswa
Berikut beberapa prestasi SMAN 1 Situbondo Tahun 2005/2026:
Peringkat 3 dari 30 peserta seleksi pembinaan tahap 1 International Economics Olympiad (IEO).
Juara 2 East Java English Tale Writing Tingkat Jawa Timur.
Juara 1 Lomba Desain Batik Neo-Batik: Gaya Baru Dalam Warisan Budaya, Universitas Pekalongan.
Juara 1 & Best Creativity Video Pendek Anti Bullying Festival Santri Nasional.
Juara 1 Lomba Fotografi Kiddo Symphony 05 Tingkat Nasional.
Medali Emas Kelas 1 Dewasa Pencak Silat (PSHW) Tingkat Kabupaten.
Medali Perak & Pesilat Terbaik Kelas B RemajaPutri Pencak Silat (PSHW) Tingkat Kabupaten.
Juara 1 & Best Keyboard smata music festival tingkat Jawa Timur.
Juata 1 Aquathlon Kategori SMA & Umum Baluran Cross Aquathlon Jawa Timur.