Revolusi Krigistan 2010, yang juga dikenal sebagai Revolusi Krigizstan Kedua, dimulai pada April 2010 dengan keluarnya presidenKirgizstanKurmanbek Bakiyev dari ibu kota Bishkek. Peristiwa tersebut disusul oleh ketegangan etnis yang melibatkan suku Kirgiz dan Uzbek di selatan negara tersebut, yang dieskalasi pada Juni 2010. Kekerasan tersebut berujung pada konsolidasi sistem parlementer baru di Kirgizstan.