Represi seksualSeorang pria memegang tanda yang memprotes hukum yang memperkenankan praktek terapi konversi pada 2009. Terapi konversi dikritik karena menyebabkan perasaan malu, bersalah dan represi seksual di kalangan gay, lesbian, dan biseksual.
Represi seksual adalah sebuah keadaan dimana seseorang dicegah dari mengekspresikan seksualitas dan orientasi seksual mereka sendiri. Represi seksual dapat disebabkan oleh konflik emosional, dimana seseorang merasa bersalah, malu atau tertekan terkait tekanan seksual alami mereka. Perasaan tekanan emosional tersebut dapat dipicu oleh faktor luar, seperti keluarga, agama dan tekanan sosial. Represi seksual seringkali menjadi sinonim dari homofoboia terinternalisasi, dimana orang gay, lesbian, atau biseksual merasa perlu untuk menekan tekanan homoseksual mereka sendiri dan menyesuaikan dengan norma heteroseksual. Represi seksual juga dapat disebabkan oleh represi eksternal, dimana hukum masyarakat mencegah seseorang dari mengekspresikan seksualitas mereka secara bebas.