KRINOK dan Rampi Rampo merupakan tradisi asli dusun Rantau Pandan yang menjadi Budaya Tradisional kebanggaan Kabupaten Bungo. Dan menyebar ke segala penjuru kabupaten bungo. Selain itu Dideng yang di akui oleh UNESCO berasal dari Rantau Pandan. Nenek Jariah adalah Maestro nya. Pernah tampil di segala penjuru indonesia. Puncaknya tampil di Candi Prambanan yang di tonton oleh seluruh masyarakat indonesia bahkan tidak sedikit tokoh-tokoh penting mancanegara ikut hadir.[1]
Adat istiadat Dusun/desa Rantau Pandan merupakan campuran dari adat melayu dan Minang dan menjadi kesatuan adat yang masih di junjung tinggi oleh masyarakat Rantau Pandan.
Masyarakat Rantau Pandan Menjunjung tinggi budaya leluhur, moral dan sifat santun terhadap tetua desa.
Air terjun tegan kiri terletak di desa Rantau pandan, namun saat ini tidak terurus lagi.[2]
Dulu di saat jayanya, Air Terjun tegan kiri di kelola oleh Karang Taruna Embung Raflesia Bersatu. Organisasi Pemuda-Pemudi Rantau Pandan.
Dusun Rantau Pandan pernah menjadi pusat Pesirah Rantau Pandam Lamo. Tidak sedikit tokoh-tokoh penting lahir dari desa kecil ini. Meskipun kecil, Rantau Pandan cukup ramai dan menjadi pusatnya masyarakat daerah sekitar berkumpul.
KRINOK dan Rampi Rampo merupakan tradisi asli dusun Rantau Pandan yang menjadi Budaya Tradisional kebanggaan Kabupaten Bungo. Dan menyebar ke segala penjuru kabupaten bungo. Selain itu Dideng yang di akui oleh UNESCO berasal dari Rantau Pandan. Nenek Jariah adalah Maestro nya. Pernah tampil di segala penjuru indonesia. Puncaknya tampil di Candi Prambanan yang di tonton oleh seluruh masyarakat indonesia bahkan tidak sedikit tokoh-tokoh penting mancanegara ikut hadir.
Adat istiadat Dusun/desa Rantau Pandan merupakan campuran dari adat melayu dan Minang dan menjadi kesatuan adat yang masih di junjung tinggi oleh masyarakat Rantau Pandan.
Masyarakat Rantau Pandan Menjunjung tinggi budaya leluhur, moral dan sifat santun terhadap tetua desa.
Air terjun tegan kiri terletak di desa Rantau pandan, namun saat ini tidak terurus lagi.
Dulu di saat jayanya, Air Terjun tegan kiri di kelola oleh Karang Taruna Embung Raflesia Bersatu. Organisasi Pemuda-Pemudi Rantau Pandan.
Dusun Rantau Pandan pernah menjadi pusat Pesirah Rantau Pandam Lamo. Tidak sedikit tokoh-tokoh penting lahir dari desa kecil ini. Meskipun kecil, Rantau Pandan cukup ramai dan menjadi pusatnya masyarakat daerah sekitar berkumpul.