Rambipuji adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Jember yang terletak di tengah. Kecamatan ini berada di persimpangan strategis, dari barat ke timur dilintasi jalan nasional penghubung Surabaya dengan Banyuwangi. Selain itu juga terdapat jalan provinsi menuju Jember bagian selatan melewati Balung dan Puger.[1] Jarak pusat Kecamatan Rambipuji dengan ibu kota Jember hanya sekitar 12 km. Pusat kecamatan Rambipuji merupakan kota kecil yang ramai dengan alun-alun dan Pasar Rambipuji sebagai ikonnya. Kecamatan ini juga memiliki infrastruktur penting seperti Terminal Tawang Alun dan Stasiun Rambipuji. Terminal Tawang Alun merupakan terminal bus dan angkutan kota terbesar di Kabupaten Jember yang dikelola oleh Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur.[2]
Rambipuji terdapat Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka) dan Kebun Percobaan (KP) Kaliwining yang terletak di Desa Nogosari. Puslitkoka merupakan salah satu lembaga riset terkemuka Indonesia di bidang budidaya kopi dan kakao. Puslitkoka dikelola oleh PT. Riset Perkebunan Nusantara (RPN) yang merupakan anak usaha dari BUMNHolding Perkebunan Nusantara. Lembaga ini sudah ada sejak zaman kolonial Belanda pada tahun 1911 dengan nama Besoekisch Proefstation. Tidak hanya untuk penelitian, lokasi ini sekarang juga menjadi salah satu ikon wisata edukasi di Jember.[3][4]
Pada masa kolonial Belanda, terdapat Kawedanan Rambipuji yang merupakan daerah pembantu bupati di Kabupaten Jember. Kawedanan Rambipuji saat itu mencakup Kecamatan Rambipuji, Panti, Jenggawah, dan Mangli. Rambipuji adalah satu dari 7 kawedanan yang ada di Jember selain Kawedanan Jember, Kalisat, Mayang, Tanggul, Wuluhan, dan Puger.[5][6]
Geografi
Peta administrasi Kecamatan Rambipuji
Rambipuji adalah kecamatan yang terletak di Kabupaten Jember bagian tengah. Geografi Rambipuji berupa dataran rendah yang didominasi areal persawahan dan perkebunan. Komoditas perkebunan utama di Rambipuji adalah tebu yang banyak ditemukan di Rambipuji bagian selatan seperti Desa Nogosari (Kebun Spada). Namun juga ada komoditas lain seperti kopi dan kakao di Kebun Percobaan Kaliwining yang dikelola oleh Puslitkoka. Kebun Kaliwining sendiri berbatasan dengan Kebun Renteng yang didominasi karet di Kecamatan Ajung. Rambipuji dilewati beberapa sungai yang melintas dari utara di lereng Argopuro menuju ke selatan seperti Sungai Bedadung, Dinoyo (Kaliputih), dan Petung. Walaupun berupa dataran rendah, Rambipuji juga memiliki gumuk atau bukit kecil yang lebih tinggi dari dataran sekitarnya. Beberapa bukit terkenal di Rambipuji adalah Gumuk Gong dan Gunung Boto.
Batas wilayah Kecamatan Rambipuji adalah sebagai berikut:[7]