Terdapat tiga macam isotop karbon yang terjadi secara alami di Bumi: 99% merupakan karbon-12, 1% merupakan karbon-13, sedangkan karbon-14 terdapat dalam jumlah yang sangat sedikit, misalnya sejumlah 1 bagian-per triliun (0,0000000001%) dari karbon yang ada di atmosfer. Waktu paruh karbon-14 adalah 5.730 ± 40 tahun. Ia meluruh menjadi nitrogen-14 melalui peluruhan beta.[2] Aktivitas standar radiokarbon modern[3] adalah sekitar 14 disintegrasi per menit (dpm) per gram karbon.[4]
Massa atom karbon-14 adalah sekitar 14,003241 sma. Isotop-isotop karbon yang berbeda tidak memiliki perbedaan yang besar dalam sifat-sifat kimianya. Ini digunakan dalam riset kimia, yaitu dalam teknik yang disebut pelabelan karbon: beberapa atom karbon-12 dari senyawa tertentu digantikan dengan atom-atom dari karbon-14 (atau beberapa atom dari karbon-13) dengan tujuan agar dapat memantaunya di sepanjang terjadinya reaksi-reaksi kimia yang terjadi pada senyawa tersebut.
Referensi
↑Kamen, Martin D. (1963). "Early History of Carbon-14: Discovery of this supremely important tracer was expected in the physical sense but not in the chemical sense". Science. 140 (3567): 584–590. doi:10.1126/science.140.3567.584. PMID17737092.
↑"What is carbon dating?". National Ocean Sciences Accelerator Mass Spectrometry Facility. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-07-05. Diakses tanggal 2007-06-11.