Dengan luas sebesar 8.394km2 (3.241sqmi), Pulau Chiloé adalah pulau terbesar di Chili setelah Isla Grande de Tierra del Fuego, dan pulau terbesar kelima di Amerika Selatan. Pulau ini dipisahkan dari daratan Chile oleh Selat Chacao di utara dan Teluk Ancud dan Teluk Corcovado di timur. Panjang pulau ini tercatat sebesar 190km (118mi), sementara lebarnya 55–65km (34–40mi). Ibu kotanya adalah Castro di sisi timur, kota terbesar kedua adalah Ancud di barat laut, dan ada beberapa kota pelabuhan kecil di sisi timur pulau, seperti Quellón, Dalcahue, dan Chonchi.
Pulau Chiloé dan Kepulauan Chonos adalah perpanjangan bagian selatan dari wilayah pesisir Chili, yang berada sejajar dengan pantai Pasifik dan Pegunungan Andes. Lembah Tengah Chili berada di antara gunung-gunung pesisir dan Andes, tempat terbentuknya Teluk Ancud dan Corcovado. Pegunungan terbentang dari utara ke selatan di sepanjang garis tengah pulau. Pantai timur menjorok ke dalam dengan beberapa pelabuhan alami dan beberapa pulau-pulau yang lebih kecil.
Iklim
Panorama Castro.
Chiloé memiliki iklim sedang yang dingin dan lembap. Di sisi barat pulau terdapat hutan hujan sedang Valdivia, salah satu dari sedikit hutan hujan sedang di dunia. Taman Nasional Chiloé (Parque Nacional de Chiloé) terletak di pesisir barat pulau dan di pesisir selatan terdapat Taman Tantauco (Parque Tantauco), yaitu cagar alam pribadi yang dibuat dan dimiliki oleh pengusaha kaya yang juga mantan Presiden Chili, Sebastián Piñera. Pesisir timur pulau, yang berada di daerah bayangan hujan dari pegunungan di pulau, beriklim lebih hangat dan lebih kering.
Proyek Alfaguara (proyek paus biru) adalah suatu proyek yang dilakukan oleh Centro de Conservación Cetacea yang berbasis di Puñihuil, di pantai barat laut Centro de Conservación Cetacea. Proyek ini menggabungkan program penelitian jangka panjang, pendidikan, dan pembangunan kapasitas untuk konservasi laut dengan pengembangan berkelanjutan masyarakat lokal.[1] Proyek ini berhasil mengajak masyarakat setempat untuk menjaga kelestarian Monumen Alam Islotes de Puñihuil dengan tidak mengurangi pengembangan ekonomi melalui ekowisata. Monumen Alam Islotes de Puñihuil adalah kelompok tiga pulau di barat dan utara Puñihuil, yang menjadi satu-satunya tempat pengembangbiakan bersama penguin humboldt dan magellan. Tempat itu juga menjadi daerah pengembangbiakan spesies lain, seperti dandang berkaki merah dan camar kelp.[2]
Referensi
↑Alfaguara project: Marine Conservation Through Marine Ecotourism(PDF). The Rufford Foundation (Report) (dalam bahasa bahasa Inggris). Santiago, Chili: Centro de Conservación Cetacea. Januari 2008. Diarsipkan dari asli(PDF) tanggal 18-02-2012. Diakses tanggal 01-04-2012.; Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
↑Simeone, Alejandro; Schlatter, Roberto P. (1998). "Threats to a Mixed-Species Colony of Spheniscus Penguins in Southern Chile". Colonial Waterbirds. 21 (3): 418–421. doi:10.2307/1521654. JSTOR1521654.