Asuncion (dari bahasa Spanyol yang berarti "kenaikan" sehubungan dengan kepercayaan penjelajah Spanyol pada "Asuncion" Perawan Suci Maria) adalah pulau paling utara ketiga di Kepulauan Mariana Utara di Samudra Pasifik. Pulau itu tidak berpenghuni dan terletak 101 kilometer (63mi) barat laut Agrihan dan 37km (23mi) tenggara Kepulauan Maug.[2]
Sejarah
Dari perspektif Eropa, Asuncion ditemukan pada tahun 1669 oleh misionaris asal Spanyol Diego Luis de San Vitores yang memberinya nama sekarang (María Asunción al Cielo dalam bahasa Spanyol). Kemungkinan sebelumnya pernah dikunjungi pada tahun 1522 oleh pelaut Spanyol Gonzalo de Vigo pada tahun 1521, dan juga orang Eropa pertama yang terbuang di sejarah Pasifik.[3]
Geografi
Peta termasuk Pulau Asuncion, 1983)Pulau Asuncion
Asuncion merupakan pulau berhutan lebat dan berbentuk kira-kira elips dengan panjang 3,3 kilometer (2,1mi) dan lebar 3km (1,9mi) dalam area seluas 79km2 (31sqmi). Seluruh pulau adalah bagian dari stratovolcano masif yang menjulang dari dasar samudra hingga ketinggian 857m (2.812ft) di atas permukaan laut.[4]