Pudak adalah kecamatan termuda di Kabupaten Ponorogo yang dimekarkan dari kecamatan induknya yakni Kecamatan Sooko pada tahun 2002. Pudak merupakan kecamatan paling timur dari Ponorogo dan berada di lereng Gunung Wilis. Lokasinya di dataran tinggi yang sejuk dan subur membuat Pudak menjadi sentra sayur mayur di Ponorogo. Beberapa komoditas andalan Pudak antara lain kubis, wortel, bawang daun, sawi, dan lain-lain.[1][2] Pudak juga dikenal sebagai sentra peternakan sapi perah dan pariwisata.[3] Wisata alam terkenal di Pudak antara lain Air terjun Coban Lawe, Tanah Goyang, hingga pendakian Gunung Wilis.[4]
Dengan jumlah penduduk sekitar 9 ribu jiwa di akhir tahun 2024, Pudak menjadi kecamatan dengan penduduk paling sedikit di Jawa Timur. Hal ini juga karena faktor minimnya lahan pemukiman akibat sebagian besar wilayahnya merupakan kawasan hutan alami di Gunung Wilis dan sisanya dimanfaatkan untuk pertanian. Pudak juga hanya memiliki 6 desa, sehingga (bersama dengan Kecamatan Sooko) menjadi kecamatan dengan desa paling sedikit di Ponorogo.[2][5] Pudak juga merupakan salah satu kecamatan terjauh dari pusat kota Ponorogo dengan jarak sekitar 30km yang ditempuh selama 1 jam.
Geografi
Lokasi Pudak
Pudak adalah kecamatan yang berada di lereng Gunung Wilis dan merupakan ujung timur dari Ponorogo. Sebagian besar wilayahnya di sebelah timur merupakan kawasan hutan yang masih alami dan terjaga. Kawasan hutan ini memanjang hingga perbatasan Kabupaten Nganjuk dan Tulungagung. Pemukiman masyarakat berada di sebelah barat dengan ketinggian 900 hingga 1000 mdpl dan dikelilingi kawasan perkebunan sayur yang subur.[6]
Selain sayuran, Pudak juga terkenal sebagai sentra peternakan sapi perah. Namun limbah kotoran sapi tersebut yang berjumlah ribuan tidak diolah dengan baik dan dibuang langsung ke sungai. Sungai Keyang sering mengalami pencemaran hingga berdampak pada ditutupnya wisata Air terjun Pletuk akibat bau yang menyengat.[7]
Kecamatan Pudak terdiri dari 6 desa sehingga menjadi kecamatan dengan desa paling sedikit di Kabupaten Ponorogo (bersama Kecamatan Sooko). Desa-desa tersebut dibagi menjadi beberapa dusun / dukuh / lingkungan, yakni sebagai berikut:[6]