Prefektur Apostolik Azerbaijan adalah sebuah Prefektur Apostolik (yurisdiksi misionaris) Katolik Roma di Baku, ibu kota Azerbaijan. Wilayah gerejawi tersebut adalah subjek langsung dari Takhta Suci, bukan bagian dari provinsi gerejawi manapun. Wilayah gerejawi tersebut memiliki satu gereja dan empat kapel yang terletak di Baku, termasuk takhta episkopalnya di Katedral Bunda Tak Bercela. Status yuristikalnya dimaklumkan oleh hukum lokal Republik Azerbaijan dan memiliki status istimewa dari hasil Konkordat yang ditandatangani oleh Santo Paus Yohanes Paulus II dan mantan presiden Heydar Aliyev.
Sejarah
Didirikan pada tanggal 11 Oktober 2000 sebagai Misi sui iuris Baku, di wilayah yang terpisah dari Administrasi Apostolik Kaukasus. Pada tanggal 4 Agustus 2011, prefektur ini dinaikkan statusnya sebagai Prefektur Apostolik Azerbaijan.[2]
Pejabat
Sejauh ini, ada tiga Ordo Monastik: Salesian Don Bosco (S.D.B.), Misionaris Cinta Kasih (C.M) (juga dikenal sebagai Suster Bunda Teresa) dan Suster Salesian (F.M.A.). Tidak ada imam diosesan dan hanya tujuh dari komunitas Salesian yang merupakan imam Katolik.
Romo Jozef Daniel Pravda, S.D.B. (11. 10. 2000 – 18. 7. 2003)[3]
Uskup Vladimir Fekete, S.D.B. (04. 08. 2011 – sekarang; diangkat menjadi uskup oleh Paus Fransiskus, saat masih menjabat sebagai Prefek Apostolik Azerbaijan, pada 12. 08. 2017; ditahbiskan pada 11 Februari 2018)[5]