Angkatan Laut Kerajaan Brunei adalah kekuatan pertahanan angkatan lautBrunei Darussalam. Ini adalah kekuatan militer yang kecil namun memiliki perlengkapan yang relatif baik yang tanggung jawab utamanya adalah melakukan misi pencarian dan penyelamatan, dan untuk menghalangi serta mempertahankan perairan Brunei dari serangan yang dilakukan oleh pasukan lintas laut. Cikal bakal Angkatan Laut Kerajaan Brunei berdiri pada 14Juni 1965;60 tahun lalu(1965-06-14), unit kedua dibentuk setelah pembentukan Angkatan Bersenjata Kerajaan Brunei (RBAF). RBN berpangkalan dan berkantor pusat di Pangkalan Angkatan Laut Muara, 4 kilometer (2 mil) dari Kota Muara, dengan mayoritas pelaut yang terdaftar adalah orang Melayu. Sejak tahun 1977, Angkatan Laut Kerajaan Brunei telah dilengkapi dengan kapal bermeriam rudal dan kapal patroli pantai lainnya. Semua nama kapal diawali dengan KDB, seperti pada Kapal Diraja Brunei (Kapal Kerajaan Brunei dalam bahasa Melayu). Kapten Haji Mohamad Sarif Pudin bin Matserudin menjabat sebagai komandan Angkatan Laut Kerajaan Brunei sejak 30Desember 2022;3 tahun lalu(2022-12-30), menggantikan Laksamana Pertama Pg Dato Seri Pahlawan Norazmi Pg Hj Muhammad yang diangkat menjadi Panglima RBN ke-12 pada 13Maret 2015;11 tahun lalu(2015-03-13)
(Baca selengkapnya...)