Kerusuhan bermula setelah terjadinya insiden pada tanggal 6 April. Seorang anak Rusia yang bernama Mikhail Rybachenko ditemukan tewas di kota Dubossary, sekitar 25 mil di sebelah utara Kishinev. Koran berbahasa Rusia Бессарабец menuduh ia dibunuh oleh seorang Yahudi. Akibat kerusuhan, 47 orang Yahudi tewas dan 700 rumah hancur.
Pogrom kedua terjadi pada tanggal 19-20 Oktober 1905. Kali ini, kerusuhan dimulai sebagai demonstrasi terhadap Tsar, yang berubah menjadi serangan terhadap Yahudi. Akibatnya, 19 orang Yahudi tewas.