Kota Pforzheim tidak termasuk distrik administratif (Kreis) manapun, meskipun menjadi ibu kotaEnzkreis yang mengelilingi kota.
Selama Perang Dunia II, Pforzheim berkali-kali dibom. Serangan terbesar, dan salah satu yang paling mematikan, dilakukan oleh Royal Air Force (RAF) pada malam23 Februari1945. Sekitar seperempat penduduk kota, kira-kira lebih dari 17.000 jiwa, tewas dalam serangan udara tersebut, dan sekitar 83% bangunan kota hancur. Kota itu diperkirakan sebagai produsen alat presisi untuk usaha perang Jerman dan pusat pengangkutan untuk pergerakan pasukan Jerman oleh Sekutu.
Setelah perang, puing-puing reruntuhan ditumpuk menjadi tiang besar di luar kota, seperti yang dilakukan kota lain seperti Stuttgart dan München. Bangunan bernama "Wallberg" didirikan sebagai "sumbat" beton di gundukan puing, yang lama kemudian ditutupi Bumi dan vegetasi. 20 tahun setelah berakhirnya perang, secara bertahap Pforzheim dibangun kembali, memberikan pandangan modern kota.