Perpustakaan Khusus (bahasa Inggris: Special Library) adalah perpustakaan yang menekankan koleksinya pada suatu bidang khusus, atau bidang-bidang yang berhubungan.[1] Misalnya, koleksi khusus bidang geologi, sejarah purbakala, lingkungan hidup.[1] Dapat juga digolongkan khusus karena bentuk koleksi yang disimpannya seperti peta, guntingan surat kabar, pita rekaman, lontar dan sebagainnya.[1] Lazimnya perpustakaan khusus merupakan bagian pada suatu lembaga penelitian, badan-badan seperti bank, asuransi, asosiasi profesi, perusahaan, museum, dan sebagainya.[1] [[Masyarakat yang dilayaninya juga tergolong khusus yaitu terutama kepeda tenaga-tenaga yang bekerja di lingkungan badan tempat perpustakaan bernaung, atau kepada mereka yang bekerja dalam bidang yang merupakan pokok tugasnya.[1] Dalam sejarah perkembangannya mungkin menjurus menjadi pusat dokumentasi atau pusat informasi.[1] Bila ini terjadi, maka lingkungan atau jasanya menjadi luas yaitu bertugas menyebarluarskan informasi secara cepat dan tepat.[1] Menyebarluaskan sari karangan, bibliografi, kesiagaan jasa informasi, jasa konsultasi, dan sebagainya.[1] Contoh perpustakaan khusus yang telah dikembangkan memperoleh tugas-tugas nasional yaitu Pusat Dokumentasi Ilmiah Nasional-LIPI, Lembaga Perpustakaan Biologi dan Pertanian (Bibliotheca Bogoriensis) (Departemen Pertanian), Bagian Dokumentasi Ilmiah & Pengolahan Data, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, (Departemen Kesehatan).[1] Jenis Perpustakaa khusus, terdapat beberapa perpustakaan/pusat yang sangat tua dan dan sampai waktu ini masih berkembang terus, antara lain: Perpustakaan Direktorat geologi (disebut, Bidang dokumentasi dan Publikasi, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geoligi), Bandung.[1] Perpustakaan itu banyak koleksi buku, majalah, peta bidang geologi.[1]
Menurut Sulistyo-Basuki, di Indonesia setidaknya ada enem jenis perpustakaan khusus, yaitu:[2]
Perpustakaan yang berada di bawah naungan sebuah perusahaan atau pabrik yang menghasilkan barang atau jasa.[2]
Perpustakaan yang berada di departemen atau lembaga negara nondepartemen.[2]
Perpustakaan pada lemaga peneltian dan pengembangan.[2]
Peprustakaan pada pusat informasi dan dokumentasi.[2]
Perpustakaan pada perguruan tinggi dan unit di bawahnya.[2]
Perpustakaan yang dikelola oleh lembaga lain dengan koleksi khusus serta pemakai khusus.[2]
Sejarah
Gagasan dari “Perpustakaan Khusus” dalam konteks berbagi koleksi buku ke target audiens sama sekali bukanlah hal yang baru. Perpustakaan yang pertama kali diketahui, sudah ada sejak permulaan sejarah yang diketahui, tercatat transaksi komersial dan inventarisasi.[3][4] Saat ini, ini termasuk di bawah Perpustakaan Perusahaan, didiskusikan di bawah ini.
Konsep dari “Perpustakaan Khusus” sebagai kategori yang berbeda dari perpustakaan muncul di Inggris Raya dan amerika serikat pada abad ke 19. Pertumbuhan dari berbagai asosiasi perpustakaan khusus menyebabkan didirikannya asosiasi perpustakaan amerika (ALA) pada tahun 1876. Asosiasi Perpustakaan kedokteran didirikan pada tahun 1898, diikuti oleh asosiasi perpustakaan hukum (AALL) pada tahun 1906. Asosiasi perpustakaan khusus (SLA), yang mana termasuk perpustakaan perusahaan, didirikan pada tahun 1909 bersama dengan 20 Pustakawan.
Referensi
1234567891011(Indonesia) Hassan Shadily Ensiklopedi Indonesia. 1984. Jakarta: Ictiar Baru- Van Hoeve dan Elsevier Publishing Projects.
1234567(Indonesia) Sulistyo-Basuki, 1993. Pengantar Ilmu Perpustakaan, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
↑Renfrew, Colin. Prehistory The Making Of The Human Mind, New York: Modern Library, 2008.
↑Roberts, John Morris (17 Jul 1997). A short history of the world. Oxford University Press. p. 35. ISBN 9780195115048. Retrieved 7 March 2012.