Nantinya, Perdamaian Westphalia (1648) dan Perang Suksesi Spanyol (awal abad ke-18) mengurangi kekuasaan dinasti Habsburg menjadi hanya di Kekaisaran Austria. Namun pada saat itu, Austria dan bangsa-bangsa Eropa sudah jauh lebih maju daripada Turki di bidang militer dan artileri sehingga tentara mereka lebih unggul daripada tentara Utsmaniyah dengan pasukan elitnya Yanisari. Habsburg memperoleh kemenangan-kemenangan dalam pertempuran-pertempuran di daratan Eropa, termasuk tiga kemenangan penting dari Liga Suci di Wina, Mohacs dan Zenta. Peperangan ini berakhir saat Austria dan Utsmaniyah bergabung menjadi sekutu dengan Kekaisaran Jerman sebelum Perang Dunia I. Pada Perang Dunia I, Kekaisaran Austria dan Utsmaniyah mengalami kekalahan besar dan akhirnya dibubarkan. Namun kedua dinasti yang kini tidak lagi berkuasa ini tetap mengklaim sebagai pewaris gelar Caesar.