Hadis
وَاعْلَمْ أَنَّ الأُمَّةَ لَوْ اخْتَمَعَتْ عَلَى أَنْ يَنْفَعُوكَ بِشَيءٍ لَمْ يَنْفَعُوكَ إِلَّا بِشَيءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللّٰهُ لَكَ، وَ لَوْ اجْتَمَعُوْا عَلَى يَضُرُّكَ بِشَيءٍ لَمْ يَضُرُّكَ إِلَّا بِشَيءٍ قَدْ كَتَبَ اللّٰهُ عَلَيكَ.
Dan ketahuilah, seandainya seluruh umat berkumpul untuk memberikan suatu manfaat kepadamu, maka tidak ada manfaat bagimu kecuali apa yang telah ditentukan oleh Allah atasmu. Dan seandainya seluruh umat berkumpul untuk memberikan suatu bahaya kepadamu, mereka tidak akan dapat membayakan dirimu kecuali apa yang telan ditentukan Allah atasmu.
وَ مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا، سَهَّلَ اللّٰهُ لَهُ بِهِ طَرِيْقًا إِلَى الجَنَّةِ.
Barang siapa yang menempuh suatu jalan untuk menuntut Ilmu, maka Allah akan mudahkan jalannya menuju Surga.
فَعَلَيْكُم بِسُنَّتِيْ وَ سُنَّةِ الخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ المَهدِيِّنَ وَ عَضُّوْا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ، وَ إِيَّاكُمْ بِمُحدَثَاتِ الأُمُوْرِ فَإِنَّ كُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ
maka berpeganglah kalian dengan sunnahku dan sunnah para Khulafaur Rasyidin yang mendapatkan petunjuk, gigitlah sunnah itu dengan gigi geraham kalian dan jauhilah perkara-perkara yang baru (dalam agama) karena sesungguhnya Bid'ah itu sesat.