Genesis Lubis lahir (03 November 2002) adalah seorang musisi, Keyboardist, komposer, dan aktivis budaya asal Indonesia. Ia dikenal karena karyanya yang memadukan musik tradisional Batak dengan elemen musik modern kontemporer (world music/ethno-pop).
Karier
Sebelum berkarier di dunia musik, Genesis sempat aktif sebagai atlet sepak bola. Pada tahun 2022, ia memenangkan Kompetisi Instrumen Nasional untuk kategori alat musik tradisional[1].
Pada bulan Juli 2024, Genesis memperluas jangkauan karyanya dengan membawa musik tradisional Batak ke luar provinsi di Indonesia dalam sebuah pertunjukan kebudayaan[2]. Atas kontribusi tersebut, ia menerima sertifikat penghargaan dan mendapatkan liputan dari berbagai media massa[3]. Selain itu, ia juga mulai dikenal secara luas melalui platform TikTok[4] setelah konten-kontennya mengaransemen ulang musik Batak mendapatkan perhatian publik sebagai sarana edukasi musik daerah kepada generasi muda.
Kiprahnya dalam pelestarian musik daerah membuat Genesis diundang sebagai narasumber dalam program advokasi budaya di beberapa media nasional, termasuk MetroTV[5], Media Indonesia[6], iNews, dan RRI pada tahun 2025. Di tahun yang sama, ia menerima penghargaan di ajang Dairi Music Awards atas kontribusinya terhadap perkembangan ekosistem musik lokal.
Pada tahun 2026, Genesis merilis lagu tunggal berjudul "Nikmati Proses", yang mengusung tema kontemplatif mengenai perjalanan hidup. Dalam produksinya, ia secara konsisten mengeksplorasi instrumen etnik Batak seperti Taganing dan Ogung ke dalam aransemen modern.
Penghargaan
2022: Pemenang Kompetisi Instrumen Nasional (Kejuaraan Alat Musik)
2024: Sertifikat Penghargaan Pertunjukan Kebudayaan Musik Batak Antar-Provinsi
2024: Musisi Edukatif Viral TikTok Indonesia (Spesialisasi Musik Batak)
2025: Penerima Penghargaan Dairi Music Awards (Penghargaan Musik Dairi)