Rukita
PT Rukita Bhinneka Indonesia, yang beroperasi sebagai Rukita, adalah perusahaan rintisan (startup) teknologi properti (property technology atau proptech) asal Indonesia yang bergerak di bidang penyewaan kost atau indekos dan hunian bersama (coliving). Perusahaan ini didirikan pada tahun 2019 oleh Sabrina Soewatdy dan Sarah Soewatdy, dengan kantor pusat di Jakarta.[1]
Rukita menyediakan layanan hunian sewa jangka panjang dengan konsep coliving melalui platform berbasis teknologi yang menghubungkan penyewa dengan pemilik properti. Model bisnisnya menggabungkan pengelolaan properti dengan integrasi digital untuk operasional unit hunian.[2]
Sejarah
Rukita didirikan pada tahun 2019 oleh Sabrina Soewatdy dan Sarah Soewatdy, dua kakak beradik dengan latar belakang di bidang arsitektur dan pengembangan real estate.[3]
Pada Februari 2022, Rukita mengakuisisi Infokost, platform pencarian kost yang sebelumnya merupakan salah satu situs pencarian kost terbesar di Indonesia. Akuisisi ini memperluas jangkauan Rukita ke segmen pencarian kost di luar coliving premium.[4]
Pada Maret 2024, Rukita memperoleh pendanaan Seri B1 sebesar US$15 juta yang dipimpin MPower Partners dan BNI Ventures.[5][6]
Layanan untuk Penghuni
Standar coliving Rukita umumnya sudah berfurnitur lengkap (fully furnished) dengan fasilitas AC, water heater, kamar mandi dalam, layanan kebersihan dan laundry, koneksi internet, serta area komunal seperti ruang duduk, rooftop, dan kolam renang di sejumlah properti. Melalui platform digital Rukita, pengguna dapat melakukan pencarian unit, pemesanan, hingga pembayaran secara daring.[7]
Hingga tahun 2025, Rukita telah beroperasi di sejumlah kota besar di Indonesia, antara lain Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Malang, dan Bali. Per 2022, perusahaan menargetkan ekspansi hingga 10.000 kamar di kawasan Jabodetabek.[8]
Kerja Sama dengan Pemilik Properti
Rukita menyediakan beberapa skema kemitraan bagi pemilik properti, pengembang, dan investor lahan yang ingin memasukkan aset mereka ke dalam jaringan operasional perusahaan:
- Coliving Partner: Skema kemitraan operasional bagi pemilik properti yang menyerahkan pengelolaan unit kepada Rukita, mencakup standardisasi unit, pemasaran, pengisian okupansi, manajemen penghuni, dan optimalisasi tingkat hunian.
- Build to Rent (BTR): Skema pengembangan bisnis end-to-end di mana Rukita terlibat mulai dari perencanaan investasi, desain dan konstruksi bangunan, hingga pengelolaan properti coliving. Skema ini ditujukan bagi pemilik lahan yang ingin masuk ke pasar hunian sewa tanpa membangun tim operasional sendiri.
Pendapatan perusahaan umumnya berasal dari skema bagi hasil dengan pemilik properti, serta optimalisasi tingkat hunian melalui penggunaan teknologi dan standardisasi layanan.
Pendanaan
Pada Maret 2024, Rukita mengumumkan pendanaan Seri B1 sebesar US$15 juta. Putaran pendanaan ini dipimpin oleh MPower Partners dan BNI Ventures, dengan partisipasi dari Peak XV Partners (Surge), Golden Gate Ventures, Shunwei Capital, serta OCBC Ventures.[9]
Selain itu, pendanaan ini juga melibatkan investor individu, termasuk pemain bola basket profesional Jeremy Lin.[10]
Akuisisi dan Pengembangan Infokost
Pada Februari 2022, Rukita melakukan akuisisi terhadap platform pencarian kost Infokost sebagai bagian dari strategi memperluas ekosistem digital di sektor hunian sewa. Akuisisi ini memperkuat posisi Rukita dalam menjangkau pasar pengguna yang mencari hunian kost secara daring.[11]
Setelah proses akuisisi, Infokost mengalami pengembangan ulang (relaunch) dengan integrasi ke layanan Rukita. Platform ini difungsikan sebagai salah satu kanal untuk mempertemukan pencari hunian dengan berbagai pilihan kost di seluruh Indonesia.[12]
Penghargaan
Rukita memperoleh sejumlah pengakuan dari publikasi nasional maupun internasional, antara lain: •
- Pada 2022, Rukita meraih dua penghargaan industri pada usia perusahaan ketiga tahun, termasuk Best Proptech Startup pada Global Brands Magazine Awards.[13]
- Pada 2024, Rukita masuk dalam daftar Forbes Asia 100 to Watch 2024, sebagai salah satu perusahaan dari Indonesia dalam daftar tersebut.[14]
- Pada 2025, Rukita masuk dalam daftar Financial Times High-Growth Companies Asia-Pacific 2025.[15]
Inisiatif Keberlanjutan
Pada 2024, Rukita menjalankan program konservasi air di unit Rukita Askara Tanah Abang, Jakarta Pusat. Berdasarkan laporan perusahaan, program tersebut menurunkan rata-rata konsumsi air per penghuni menjadi sekitar 147 liter per hari.[16]
Pengungkapan Konflik Kepentingan
Saya bekerja di PT Rukita Bhinneka Indonesia sebagai SEO Specialist. Sesuai dengan pedoman Wikipedia:Konflik kepentingan, saya berkomitmen untuk:
- Mengungkapkan secara terbuka bahwa saya memiliki hubungan kerja dengan subjek artikel
- Menggunakan hanya sumber yang independen dan dapat diverifikasi
- Mengikuti kebijakan sudut pandang netral
- Tidak menyunting artikel tentang Rukita untuk kepentingan promosi
Pengungkapan ini dibuat sebagai bagian dari komitmen saya terhadap transparansi dan integritas Wikipedia.