The New York Times pada tanggal 3 Juli 1908 melaporkan cahaya luar biasa yang diamati di langit utara pada Selasa dan Rabu malam. Para ilmuwan sempat menghubungkan tampilan yang mempesona tersebut dengan ledakan matahari yang menyebabkan gangguan listrik di atmosfer. Tampilan cahaya serupa telah dilaporkan pada tahun 1883 pada saat gunung berapi Krakatau meletus di Selat Sunda, kata Times.
Kesaksian salah satu warga sekitar yang menyaksikan peristiwa adanya tiga cahaya matahari pada waktu pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB. Kemungkinan peristiwa ketiga cahaya tersebut adalah peristiwa Parhelion.
Seorang warga sekitar menyaksikan empat cahaya yang menyerupai matahari (mirip dengan peristiwa di tahun 1932 di Kebumen). Satu cahaya teridentifikasi sebagai matahari, namun ketiga cahaya tidak dapat diidentifikasi dan ketiganya dapat melayang-layang diudara serta berformasi segitiga.
Salah satu kapten sekutu menyaksikan adanya Benda Terbang Aneh (BETA) pada salah satu kumpulan pesawat milik musuh. Benda tak dikenal tersebut berbentuk bulat dan tidak berbentuk sewajarnya pesawat militer lainnya.
Makhluk tak dikenal dengan objek aneh di Pantai Kenjeran
Seorang anak perempuan tak sengaja memergoki 2 sosok aneh dari kejauhan di kawasan Pantai Kenjeran. Ia mengira bahwa sosok tersebut adalah seorang Jepang. Kemudian makhluk tersebut berlari ketika menyadari adanya kehadiran manusia disekitarnya, keduanya menuju sebuah objek wahana tak dikenal berbentuk bulat dan berwarna silver. Lalu objek tersebut mengudara dengan cepat ke arah langit.
Menurut Kolonel Penerbang Purn. Daniel Boroh, pada tahun 1952 di Sulawesi Utara seorang anak yang sedang bermain-main di sawah dikejutkan oleh sebuah UFO berbentuk cakram yang mendekatinya lalu melesat keatas dengan suara mendesis. Menurut anak itu yang pucat pasi ketakutan, ia melihat roman muka seseorang yang memandanginya melalui sebuah jendela bulat yang dikelilingi oleh paku-paku keling.
Beberapa orang penduduk menyaksikan sebuah benda ajaib di atas kota Medan pada pukul 00.00 WIB tepat pada 28 Januari 1953. Benda itu sebesar sebuah bintang dan berwarna kekuning-kuningan bercampur merah muda. Benda aneh tersebut tampak selama ±15 menit sambil bergerak secara teratur dan berbelok-belok dengan mengagumkan dari arah selatan ke utara dengan cepat.
Pada siang hari, pukul 11.30 WIB, beberapa orang pegawai kantor pekerjaan umum di Bandung yang secara tidak sengaja mereka melihat sebuah benda aneh yang sedang terbang. Benda itu kurang lebih bulat dan tampak pada bagian bawahnya memancarkan cahaya. Benda itu terbang ke arah Timur dan disaksikan pula oleh beberapa perwira AURI di Pangkalan Udara Husein Sastranegara. Sebenarnya, Observatorium Bosscha diberitahukan mengenai hal itu, tetapi mereka tak dapat melihat apa-apa karena awan tebal.
↑"Jatuh Cinta dengan Bintang dan UFO" (dalam bahasa Indonesian). artis.inilah.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-08-19. Diakses tanggal Maret 19, 2012.Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
↑"Crop Circle kini di Indonesia" (dalam bahasa Malay). utusan.com.my. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-01-31. Diakses tanggal Maret 19, 2012.Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
↑"Terpecahkan Misteri UFO di Kutub" (dalam bahasa Indonesian). inilah.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-08-16. Diakses tanggal Maret 19, 2012.Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
↑"KOMENTAR ANDA" (dalam bahasa Malay). Gatra. Diakses tanggal Maret 19, 2012. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
↑"UFO di Probolinggo, 1994" (dalam bahasa Indonesian). betaufo.org. Diakses tanggal Maret 19, 2012. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
123"Penampakan UFO di Indonesia" (dalam bahasa Indonesian). members.fortunecity.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-03-07. Diakses tanggal Maret 19, 2012.Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)