ENSIKLOPEDIA
Pemilihan gubernur Jawa Barat 2018
Pemilihan umum Gubernur Jawa Barat 2018 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
27 Juni 2018
Pemilihan umum Gubernur Jawa Barat periode selanjutnya diundur dari yang seharusnya, yakni 2023, menjadi dilaksanakan serentak pada 2024.[1] | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Pemilih terdaftar | 32.325.315 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Kehadiran pemilih | 22.724.333 (70,30%) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kandidat | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Peta persebaran suara
Peta hasil perolehan suara berdasarkan Kota dan Kabupaten, Diurutkan Berdasarkan Persentase Suara Pemenangan Calon
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Pemilihan umum Gubernur Jawa Barat 2018 (selanjutnya disebut Pilgub Jabar 2018) dilaksanakan pada 27 Juni 2018 untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2018–2023.[2] Ini merupakan pemilihan kepala daerah ketiga bagi Jawa Barat yang dilakukan secara langsung menggunakan sistem pencoblosan. Jadwal pemilihan periode ini dimundurkan dari periode sebelumnya, yaitu pada 24 Februari karena mengikuti jadwal pilkada serentak gelombang ketiga pada Juni 2018.
Gubernur Jawa Barat petahana, Ahmad Heryawan tidak dapat mencalonkan diri kembali karena telah menjabat selama dua periode.
Wakil Gubernur Jawa Barat petahana, Deddy Mizwar mencalonkan diri bersama Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi. Selain itu, Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, berpasangan dengan Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum, kemudian mantan perwira TNI, Sudrajat berpasangan bersama Wakil Wali Kota Bekasi, Ahmad Syaikhu, serta Ketua Komisi I DPR-RI yang juga mantan Perwira TNI, Tubagus Hasanuddin juga mencalonkan diri bersama dengan Mantan Perwira Polri yang pernah menjabat Kapolda Jabar, Anton Charliyan.
Syarat pencalonan
Berdasarkan peraturan, hanya partai politik yang memiliki 20% kursi atau lebih di DPRD Provinsi Jawa Barat yang dapat mengajukan kandidat. Partai politik yang memiliki kursi kurang dapat mengajukan calon hanya jika mereka telah memperoleh dukungan dari partai politik lainnya. Hanya PDI Perjuangan yang dapat mengusung calon sendiri tanpa harus berkoalisi.
| No urut | Partai politik | Jumlah kursi | Perubahan kursi (2009) | |
|---|---|---|---|---|
| 1 | NasDem | 5 / 100 |
(baru) | |
| 2 | PKB | 7 / 100 |
||
| 3 | PKS | 12 / 100 |
||
| 4 | PDI-P | 20 / 100 |
||
| 5 | Golkar | 17 / 100 |
||
| 6 | Gerindra | 11 / 100 |
||
| 7 | Demokrat | 12 / 100 |
||
| 8 | PAN | 4 / 100 |
||
| 9 | PPP | 9 / 100 |
||
| 10 | Hanura | 3 / 100 |
||
| 14 | PBB | 0 / 100 |
||
| 15 | PKPI | 0 / 100 |
||
| Jumlah | 100 | |||
Tahapan pemilu
- Sosialisasi (14 Juni 2017 – 23 Juni 2018).
- Pembentukan PPK dan PPS (12 Oktober – 11 November 2017).
- Penyerahan Syarat Dukungan Calon Perseorangan (25 – 29 November 2017).
- Pendaftaran Pasangan Calon (8 – 10 Januari 2018).
- Penelitian Syarat Pencalonan (10 – 16 Januari 2018).
- Pemutakhiran dan Penetapan Daftar Pemilih (20 Januari – 19 April 2018).
- Penetapan Pasangan Calon (12 Februari 2018).
- Pengundian dan Pengumuman Nomor Urut Calon (13 Februari 2018).
- Masa Kampanye (15 Februari – 23 Juni 2018).
- Pembentukan KPPS (3 April – 3 Juni 2018).
- Masa Tenang (24 – 26 Juni 2018).
- Pemungutan Suara (27 Juni 2018).
- Rekapitulasi Suara (28 Juni – 8 Juli 2018).
- Pengajuan sengketa pemilihan dilaksanakan 3 hari setelah paslon ditetapkan.
- Penetapan Paslon terpilih tanpa sengketa menunggu registrasi Mahkamah Konstitusi (MK).
- Penetapan Paslon Pasca Putusan MK 3 hari setelah putusan di Mahkamah Konstitusi (MK).
Calon
Pemilihan umum ini diikuti oleh empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.[3][4]
| Mochamad Ridwan Kamil | Uu Ruzhanul Ulum |
|---|---|
| Calon Gubernur | Calon Wakil Gubernur |
| Lahir: Bandung, 4 Oktober 1971 Alamat: Kel. Cigadung, Kec. Cibeunying Kaler, Kota Bandung Agama: Islam Partai: – Pendidikan Terakhir: S2 University of California, Berkeley |
Lahir: Tasikmalaya, 10 Mei 1969 Alamat: Dusun Pasirpanjang, Desa Kalimanggis, Kec. Manonjaya, Kab. Tasikmalaya Agama: Islam Partai: PPP Pendidikan Terakhir: S1 Universitas Siliwangi |
| Wali Kota Bandung (2013–2018) |
Bupati Tasikmalaya (2011–2016, 2016–2021) |
| Partai Pengusung | |
| PPP PKB NasDem Hanura | |
| Partai Pendukung | |
| Berkarya PSI | |
| Kursi DPRD Provinsi Jawa Barat | |
24 / 100 (24%) | |
| Visi | |
| "Menghadirkan Jawa Barat Lahir Batin yang Memiliki Manusia Beriman, Bahagia dan Berkualitas, Membangun Ekonomi yang Berdaya Saing, Berkelanjutan, dan Merata Sejahtera di Desa maupun Kota, serta Menerapkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik." | |
| Misi | |
| |
| TB Hasanuddin | Anton Charliyan |
|---|---|
| Calon Gubernur | Calon Wakil Gubernur |
| Lahir: Majalengka, 8 September 1952 Alamat: Kel. Cipete Selatan, Kec. Cilandak, Kota Adm. Jakarta Selatan Agama: Islam Partai: PDI-P Pendidikan Terakhir: S3 Universitas Pasundan |
Lahir: Tasikmalaya, 29 November 1960 Alamat: Kel. Panglayungan, Kec. Cipedes, Kota Tasikmalaya Agama: Islam Partai: PDI-P Pendidikan Terakhir: S3 Universitas Negeri Jakarta |
| Anggota DPR-RI (2009–2014, 2014–2018) |
Kapolda Jawa Barat (2016–2017) |
| Partai Pengusung | |
| PDI-P | |
| Kursi DPRD Provinsi Jawa Barat | |
20 / 100 (20%) | |
| Visi | |
| "Terwujudnya Rakyat Jawa Barat Makmur Berbasiskan Sumber Daya Alam dan Budaya." | |
| Misi | |
| |
| Sudrajat | Ahmad Syaikhu |
|---|---|
| Calon Gubernur | Calon Wakil Gubernur |
| Lahir: Balikpapan, 4 Februari 1949 Alamat: Kel. Bintaro, Kec. Pesanggrahan, Kota Adm. Jakarta Selatan Agama: Islam Partai: Gerindra Pendidikan Terakhir: S2 Harvard University |
Lahir: Cirebon, 23 Januari 1965 Alamat: Kel. Jatimakmur, Kec. Pondok Gede, Kota Bekasi Agama: Islam Partai: PKS Pendidikan Terakhir: D3 STAN Jakarta |
| Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok dan Mongolia (2005–2009) |
Wakil Wali Kota Bekasi (2013–2018) |
| Partai Pengusung | |
| Gerindra PKS PAN | |
| Partai Pendukung | |
| PBB Idaman | |
| Kursi DPRD Provinsi Jawa Barat | |
27 / 100 (27%) | |
| Visi | |
| "Agamis, Aman, Sejahtera untuk Semua." | |
| Misi | |
| |
| Deddy Mizwar | Dedi Mulyadi |
|---|---|
| Calon Gubernur | Calon Wakil Gubernur |
| Lahir: Jakarta, 5 Maret 1955 Alamat: Kel. Jatiwaringin, Kec. Pondok Gede, Kota Bekasi Agama: Islam Partai: Demokrat Pendidikan Terakhir: S2 Universitas Padjadjaran |
Lahir: Subang, 12 April 1971 Alamat: Kp. Krajan, Desa Sawahkulon, Kec. Pasawahan, Kab. Purwakarta Agama: Islam Partai: Golkar Pendidikan Terakhir: S1 STH Purnawarman Purwakarta |
| Wakil Gubernur Jawa Barat (2013–2018) |
Bupati Purwakarta (2008–2013, 2013–2018) |
| Partai Pengusung | |
| Demokrat Golkar | |
| Partai Pendukung | |
| Perindo PKPI | |
| Kursi DPRD Provinsi Jawa Barat | |
29 / 100 (29%) | |
| Visi | |
| "Terwujudnya Jawa Barat yang Adil, Sejahtera, dan Berkarakter Tahun 2023." | |
| Misi | |
| |
Pendaftaran Pasangan Calon
Pendaftaran Pasangan Calon dibuka dari tanggal 8 Januari 2018 sampai 10 Januari 2018 bertempat di Kantor KPU Jawa Barat Jl. Garut No. 11, Bandung, Jawa Barat. Berikut adalah daftar waktu pendaftaran para kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat:
- Pada hari pertama 8 Januari 2018 tidak ada pasangan calon yang mendaftar ke KPU Jawa Barat.
- Pada hari Kedua 9 Januari 2018 ada 2 pasangan calon yang mendaftar ke KPU Jawa Barat[5] yaitu:
- Pasangan Ridwan Kamil dan UU Ruzhanul Ulum mendaftar ke KPU Jawa Barat pada pukul 09.00 WIB.[6]
- Pasangan Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi mendaftar ke KPU Jawa Barat pada pukul 14.00 WIB.[7]
- Pada hari terakhir pendaftaran 10 Januari 2018 terdapat 2 pasangan calon yang mendaftar[8] yaitu:
- Pasangan Sudrajat dan Ahmad Syaikhu mendaftar ke KPU Jawa Barat pada pukul 13.30 WIB.[9]
- Pasangan Tubagus Hasanuddin dan Anton Charliyan mendaftar ke KPU Jawa Barat pada pukul 14.30 WIB.[10]
Survei
Sebelum pencalonan
| Lembaga | Tanggal | Jumlah sampel | Hasil |
|---|---|---|---|
| Indo Barometer | 27 Februari-3 Maret 2017 | 800 | Ridwan Kamil (26,6%), Deddy Mizwar (19,3%), Dede Yusuf (14,4%), Dedi Mulyadi (7,9%) |
| Indo Barometer | 17-23 Mei 2017 | 800 | Ridwan Kamil (28,6%), Dedi Mizwar (18,8%), Dedi Mulyadi (11,5%), DY (6,3%) |
| Lingkaran Survei Indonesia | 22-29 September 2017 | 440 | Ridwan Kamil (34,2%), DY (28,3%), Dedi Mizwar (21,6%), Dedi Mulyadi (13,7%) |
| SMRC | 27 September - 3 Oktober 2017 | 820 | Ridwan Kamil (34,1%), Dedi Mizwar (15,5%), DY (9,9%), Abdullah Gymnastiar (6,0%), Dedi Mulyadi (5,6%), Agus Harimurti Yudhoyono (3,4%) |
| Indo Barometer | 11-15 Oktober 2017 | 800 | Ridwan Kamil (41,6%), Dedi Mulyadi (18,9%), DeMizwar (14,2%) |
| Indocon | 10-22 Oktober 2017 | 971 | RK (34,6%), DeMul (15,3%), DeMiz (11,9%) |
| Puskopi | 15 Oktober - 27 Oktober 2017 | 1.897 | DeMiz (24,3%), DY (10,3%), DeMul (8,7%), Iwa Karniwa (6,1%), RK (5,7%) |
| Poltracking | 10-15 November 2017 | 1.200 | RK (24,2%), DeMiz (7,1%), DeMul (4,2%) |
| eLSID | 30 November - 8 Desember 2017 | 630 | RK (28,5%), DeMiz (20,6%), DeMul (12,3%) |
Sesudah pencalonan
| Lembaga | Tanggal | Jumlah sampel | Hasil |
|---|---|---|---|
| Cyrus Network | 16-22 Januari 2018 | 1.000 | RK (45,9%), DM (40,9%), Sudrajat (5,0%), TB Hasanuddin (2,5%) |
| Indo Barometer | 20-23 Januari 2018 | 800 | RK (44,8%), DM (27,9%), TB Hasanuddin (1,0%), Sudrajat (0,9%) |
| Litbang Kompas | 19 Februari - 4 Maret 2018 | 800 | DM (42,8%), RK (39,9%), Sudrajat (7,8%), TB Hasanuddin (3,1%) |
| SMRC Diarsipkan 2018-03-22 di Wayback Machine. | 1-8 Maret 2018 | 801 | RK (43,7%), DM (30,7%), Sudrajat (4,6%), TB Hasanuddin (2,8%) |
| LKPI | 26 Februari-11 Maret 2018 | 2.178 | DM (22,3%), Sudrajat (18,2%), RK (17,4%), TB Hasanuddin (6,2%) |
| Indo Barometer | 20-26 Maret 2018 | 1.200 | RK (36,7%), DM (31,3%), Sudrajat (5,4%), TB Hasanuddin (3,4%) |
| LSI Denny JA | 21-29 Maret 2018 | 440 | DM (43,2%), RK (39,3%), Sudrajat (8,2%), TB Hasanuddin (4,1%) |
| Populi Center | 22-31 April 2018 | 800 | RK (41,8%), DM (38,6%), Sudrajat (6,4%), TB Hasanuddin (5,3%) |
| Indikator | Maret-Mei 2018 | 5.169 | RK (40,9%), DM (35,6%), Sudrajat (5,3%), TB Hasanuddin (2,7%) |
| Litbang Kompas | 10-15 Mei 2018 | 800 | RK (40,4%), DM (39,1%), Sudrajat (11,4%), TB Hasanuddin (4,1%) |
| Ilma Research | 15-20 Mei 2018 | 800 | RK (28,63%), DM (27,88%), TB Hasanuddin (19,50%), Sudrajat (5,13%) |
| Vox Populi Diarsipkan 2018-06-16 di Wayback Machine. | 17-27 Mei 2018 | 2.717 | Sudrajat (27,4%), DM (25,4%), RK (18,6%), TB Hasanuddin (17,3%) |
| Charta Politika | 23-29 Mei 2018 | 1.200 | RK (37,3%), DM (34,5%), TB Hasanuddin (7,8%), Sudrajat (7,6%) |
| Indo Barometer | 7-13 Juni 2018 | 1.200 | RK (36,9%), DM (30,1%), Sudrajat (6,1%), TB Hasanuddin (5,0%) |
| LSI Denny JA | 7-14 Juni 2018 | 440 | RK (38,8%), DM (36,6%), Sudrajat (8,2%), TB Hasanuddin (7,7%) |
| SMRC | 22 Mei-1 Juni 2018 | 820 | RK (43,1%), DM (34,1%), Sudrajat (7,9%), TB Hasanuddin (6,5%) |
| Poltracking | 18-22 Juni 2018 | 800 | RK (42,0%), DM (35,8%), Sudrajat (10,7%), TB Hasanuddin (5,5%) |
Maskot pemilu
Komisi Pemilihan Umum Daerah Provinsi Jawa Barat menggunakan maskot Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018 dengan nama Kang Jalih dan Teh Jalih (Jabar Memilih) yang mengambarkan sosok seorang ksatria dan dibagian atas ada gedung sate. Pemilihan sosok ksatria dinilai menggambarkan sosok yang jujur, tangguh, cerdas mampu mengatasi masalah dan sportif. Pemilihan maskot ini adalah hasil dari sayembara KPU Jawa Barat yang dilaksanakan pada tahun 2016.[11]

Debat calon
Debat resmi
Berikut adalah daftar debat calon yang diselenggarakan selama kampanye Pilgub Jabar 2018. Debat akan diselenggarakan selama 3 kali, yaitu pada tanggal 12 Maret 2018, 14 Mei 2018, dan 22 Juni 2018.
| Waktu | Peserta | Materi | Moderator | Stasiun TV Penyelenggara |
|---|---|---|---|---|
| Senin, 12 Maret 2018 | Cagub-Cawagub | Politik, Ekonomi, Hukum, dan Pemerintah Daerah dalam Pusaran Pembangunan Nasional | Rosianna Silalahi | Kompas TV |
| Senin, 14 Mei 2018 | Cagub-Cawagub | Lingkungan Hidup, Sumber Daya Alam, Energi dan Pangan, Pertanian, Kelautan dan Kehutanan, dan Pertambangan | Alfito Deannova Anisha Dasuki |
CNN Indonesia Trans 7 iNews |
| Jumat, 22 Juni 2018 | Cagub-Cawagub | Pembangunan Manusia yang Berkualitas untuk Kemajuan JABAR | Aryo Widiardi Aviani Malik |
tvOne MetroTV |
Debat tidak resmi
Selain debat resmi yang diadakan oleh KPU Provinsi Jawa Barat, juga diadakan debat tidak resmi yang diselenggarakan oleh beberapa stasiun televisi swasta.
| Waktu | Peserta | Materi | Moderator/Host | Stasiun TV Penyelenggara |
|---|---|---|---|---|
| Kamis, 22 Februari 2018 | Cagub-Cawagub | Rosi & Kandidat Pemimpin Jawa Barat | Rosianna Silalahi (Pemimpin Redaksi Kompas TV) | Kompas TV |
| Sabtu, 8 April 2018 | Cagub-Cawagub | Mata Najwa On Stage Bandung: Panggung Jabar, Merayu yang Muda | Najwa Shihab (Pembawa Acara Mata Najwa) | Trans7 |
Hitung cepat
Hitung cepat atau quick count dilakukan pada tanggal 27 Juni 2018 sesaat setelah pemungutan suara selesai dilakukan.
| Sumber | Pasangan | Suara masuk | Selisih (perbedaan persentase pemenang dengan hasil KPU) | |||
|---|---|---|---|---|---|---|
| RINDU | HASANAH | ASYIK | 2DM | |||
| Litbang Kompas[12][13] | 32,54% | |||||
| LSI-Denny JA[12][13][14] | 32,98% | |||||
| Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC)[12][13][14] | 32,26% | |||||
| Populi Center[12][13] | 33,25% | |||||
| Charta Politika[12][14] | 33,46% | |||||
| Indo Barometer[14] | 32,48% | |||||
| Indikator[15] | 34,33% | |||||
| Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI)[16] | 30,93% | |||||
| Publikasi Real Count PKS[17] | 32,85% | |||||
| Real Count KPU Formulir C1[18] | 32,90% | |||||
Hasil pemilihan umum resmi

| Calon | Pasangan | Partai | Suara | % | |
|---|---|---|---|---|---|
| Ridwan Kamil | Uu Ruzhanul Ulum | PPP | 7.226.254 | 32.88 | |
| Sudrajat | Ahmad Syaikhu | Gerindra | 6.317.465 | 28.74 | |
| Deddy Mizwar | Dedi Mulyadi | Demokrat | 5.663.198 | 25.77 | |
| Tubagus Hasanuddin | Anton Charliyan | PDI-P | 2.773.078 | 12.62 | |
| Jumlah | 21.979.995 | 100.00 | |||
| Suara sah | 21.979.995 | 96.72 | |||
| Suara tidak sah/kosong | 744.338 | 3.28 | |||
| Jumlah suara | 22.724.333 | 100.00 | |||
| Pemilih terdaftar/tingkat partisipasi | 32.325.315 | 70.30 | |||
| Sumber: KPU Provinsi Jawa Barat | |||||
| Daerah | RINDU | HASANAH | ASYIK | 2DM | Suara sah | Suara tidak sah | Pengguna hak pilih | ||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Suara | % | Suara | % | Suara | % | Suara | % | ||||
| Kabupaten Bandung | 743.156 | 41,66% | 146.913 | 8,24% | 458.633 | 25,71% | 435.221 | 24,40% | 1.783.923 | 28.156 | 1.812.079 |
| Kabupaten Bandung Barat | 350.243 | 40,14% | 90.774 | 10,40% | 220.790 | 25,31% | 210.674 | 24,15% | 872.481 | 30.475 | 902.956 |
| Kabupaten Bekasi | 231.176 | 20,05% | 100.637 | 8,73% | 489.097 | 42,41% | 332.224 | 28,81% | 1.153.134 | 12.057 | 1.165.191 |
| Kabupaten Bogor | 528.479 | 23,59% | 319.189 | 14,25% | 801.322 | 35,78% | 590.882 | 26,38% | 2.239.872 | 119.540 | 2.359.412 |
| Kabupaten Ciamis | 251.287 | 36,36% | 127.438 | 18,44% | 179.232 | 25,93% | 133.157 | 19,27% | 691.114 | 31.137 | 722.251 |
| Kabupaten Cianjur | 338.346 | 32,85% | 101.525 | 9,86% | 263.464 | 25,58% | 326.547 | 31,71% | 1.029.882 | 41.772 | 1.071.654 |
| Kabupaten Cirebon | 306.712 | 30,65% | 204.861 | 20,47% | 199.877 | 19,98% | 289.093 | 28,89% | 1.000.543 | 56.438 | 1.056.981 |
| Kabupaten Garut | 435.652 | 36,20% | 180.852 | 15,03% | 249.580 | 20,74% | 337.391 | 28,03% | 1.203.475 | 65.276 | 1.268.751 |
| Kabupaten Indramayu | 309.230 | 41,17% | 114.279 | 15,22% | 121.757 | 16,21% | 205.788 | 27,40% | 751.054 | 11.492 | 762.546 |
| Kabupaten Karawang | 227.146 | 21,88% | 124.481 | 11,99% | 279.176 | 26,89% | 407.526 | 39,25% | 1.038.329 | 15.773 | 1.054.102 |
| Kabupaten Kuningan | 180.231 | 31,54% | 90.510 | 15,84% | 168.892 | 29,56% | 131.732 | 23,06% | 571.365 | 31.664 | 603.029 |
| Kabupaten Majalengka | 186.892 | 26,14% | 211.252 | 29,55% | 166.873 | 23,34% | 149.881 | 20,97% | 714.898 | 32.901 | 747.799 |
| Kabupaten Pangandaran | 75.500 | 30,95% | 83.478 | 34,22% | 35.659 | 14,62% | 49.292 | 20,21% | 243.929 | 3.693 | 247.622 |
| Kabupaten Purwakarta | 120.887 | 24,31% | 33.206 | 6,68% | 132.417 | 26,63% | 210.746 | 42,38% | 497.256 | 21.390 | 518.646 |
| Kabupaten Subang | 217.827 | 27,74% | 103.300 | 13,16% | 117.844 | 15,01% | 346.216 | 44,09% | 785.187 | 40.016 | 825.203 |
| Kabupaten Sukabumi | 296.823 | 26,54% | 108.172 | 9,67% | 395.318 | 35,34% | 318.244 | 28,45% | 1.118.557 | 36.157 | 1.154.714 |
| Kabupaten Sumedang | 253.744 | 39,07% | 82.862 | 12,76% | 134.274 | 20,67% | 178.590 | 27,50% | 649.470 | 23.162 | 672.632 |
| Kabupaten Tasikmalaya | 363.470 | 39,79% | 99.230 | 10,86% | 257.762 | 28,22% | 193.059 | 21,13% | 913.521 | 13.891 | 927.412 |
| Kota Bandung | 656.090 | 51,26% | 111.190 | 8,69% | 359.267 | 28,07% | 153.323 | 11,98% | 1.279.870 | 28.465 | 1.308.335 |
| Kota Banjar | 37.766 | 34,15% | 15.541 | 14,05% | 21.407 | 19,36% | 35.883 | 32,44% | 110.597 | 3.632 | 114.229 |
| Kota Bekasi | 353.556 | 34,34% | 103.757 | 10,08% | 376.447 | 36,56% | 195.937 | 19,03% | 1.029.697 | 28.598 | 1.058.295 |
| Kota Bogor | 164.954 | 33,18% | 47.947 | 9,64% | 173.955 | 34,99% | 110.337 | 22,19% | 497.193 | 24.923 | 522.116 |
| Kota Cimahi | 135.268 | 46,79% | 21.132 | 7,31% | 91.044 | 31,49% | 41.681 | 14,42% | 289.125 | 4.378 | 293.503 |
| Kota Cirebon | 56.676 | 35,30% | 24.449 | 15,23% | 41.119 | 25,61% | 38.315 | 23,86% | 160.559 | 8.800 | 169.359 |
| Kota Depok | 246.992 | 30,50% | 69.751 | 8,61% | 358.129 | 44,22% | 135.068 | 16,68% | 809.940 | 12.159 | 822.099 |
| Kota Sukabumi | 53.749 | 32,26% | 20.579 | 12,35% | 59.410 | 35,65% | 32.889 | 19,74% | 166.627 | 9.530 | 176.157 |
| Kota Tasikmalaya | 104.402 | 27,59% | 35.773 | 9,45% | 164.720 | 43,53% | 73.502 | 19,42% | 378.397 | 8.863 | 387.260 |
| Total | 7.226.254 | 32,88% | 2.773.078 | 12,62% | 6.317.465 | 28,74% | 5.663.198 | 25,77% | 21.979.995 | 744.338 | 22.724.333 |
Penetapan pasangan calon terpilih
Pasangan calon nomor urut 1, Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat terpilih oleh KPU Provinsi Jawa Barat dalam Rapat Pleno Terbuka pada tanggal 24 Juli 2018.[19]
Pelantikan pasangan calon terpilih
Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2018–2023 di Istana Negara pada 5 September 2018 oleh Presiden RI, Joko Widodo, bersamaan dengan 8 pasangan gubernur dan wakil gubenur yang juga terpilih pada Pilkada Serentak 2018.[20]
Referensi
- ↑ Wisnu Wage Pamungkas, 2 Februari 2021. Pilkada Ditunda ke 2024, Ridwan Kamil: Terserah Bisnis.com
- ↑ Penetapan Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Diarsipkan 2018-03-28 di Wayback Machine. KPU Jabar
- ↑ Resmi! Inilah Nomor Urut Pasangan Calon di Pilgub Jabar
- ↑ on, TozSugianto. "Inilah Visi dan Misi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018-2023". TozSugianto. Diakses tanggal 2025-05-29.
- ↑ Ridwan Kamil-Uu dan Demiz-Demul Daftar ke KPU Jabar Hari Ini CNNIndonesia
- ↑ Pendaftaran Selesai, Ridwan-Uu Siap Tempur pada Pilkada Jabar Kompas.com
- ↑ Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi Daftar ke KPUD Jawa Barat Diarsipkan 2018-03-24 di Wayback Machine. CNN Indonesia
- ↑ 2 Pasangan Cagub-Cawagub Pilkada Jabar Daftar ke KPUD Hari Ini Diarsipkan 2018-03-24 di Wayback Machine. Liputan 6
- ↑ Paslon Sudrajat-Ahmad Syaikhu Daftar ke KPU Jawa Barat Diarsipkan 2018-03-24 di Wayback Machine. Liputan 6
- ↑ Tb Hasanuddin-Anton Charliyan Mendaftar ke KPUD Jawa Barat Diarsipkan 2018-03-24 di Wayback Machine. Liputan 6
- ↑ Kang Jalih dan Teh Jalih Jadi Maskot Pilgub Jabar 2018 Diarsipkan 2018-03-24 di Wayback Machine. Rilis.id
- 1 2 3 4 5 Mela Arnani, Akbar Bhayu Tamtomo (28 Juni 2018). "INFOGRAFIK: Hasil Akhir 5 Quick Count Pilkada Jabar". Kompas.com. Diakses tanggal 28 Juni 2018.
- 1 2 3 4 "Ini Hasil Akhir 4 Quick Count Pilkada Jabar: RK-Uu Menang". Kompas.com. 27 Juni 2018. Diakses tanggal 28 Juni 2018.
- 1 2 3 4 Haris Fadhil (27 Juni 2018). "Hasil Final Quick Count Pilgub Jabar: Ridwan Kamil-Uu Menang". Detik.com. Diakses tanggal 28 Juni 2018.[pranala nonaktif permanen]
- ↑ Muhammad Fida Ul Haq (27 Juni 2018). "Quick Count Final Pilgub Jabar Indikator: RK Kalahkan Sudrajat". Detik.com. Diakses tanggal 28 Juni 2018.[pranala nonaktif permanen]
- ↑ Gibran Maulana Ibrahim (27 Juni 2018). "Beda Sendiri! Quick Count LKPI Menangkan Sudrajat-Syaikhu". Detik.com. Diakses tanggal 28 Juni 2018.[pranala nonaktif permanen]
- ↑ Putra Prima Perdana (4 Juli 2018). "Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum Menang di Real Count PKS". Kompas.com. Diakses tanggal 4 Juli 2018.
- ↑ "HITUNG CEPAT :: PILKADA PROVINSI JAWA BARAT". infopemilu.kpu.go.id. Komisi Pemilihan Umum. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-06-28. Diakses tanggal 10 Juli 2018.
- ↑ Media, Kompas Cyber (2018-07-24). "Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Resmi Jadi Gubernur dan Wagub Jabar Terpilih". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-06-02.
- ↑ Putra, Aldi Prima (2018-09-05). "Presiden Jokowi Lantik 9 Gubernur-Wakil Gubernur Hasil Pilkada Serentak 2018". Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Diakses tanggal 2025-06-02.
Pranala luar
- Situs resmi KPU Jawa Barat.





