Seorang pemburu bayaran atau pemburu hadiah di Amerika Serikat adalah agen swasta yang bekerja untuk seorang penjamin jaminan dengan tugas menangkap buronan atau pelaku kriminal untuk mendapatkan komisi atau hadiah. Pekerjaan ini, yang secara resmi dikenal sebagai agen penegakan jaminan atau agen pemulihan buronan, secara tradisional beroperasi di luar batas hukum yang mengatur polisi dan agen negara lainnya. Hal ini karena perjanjian jaminan antara seorang terdakwa dan penjamin jaminan pada dasarnya merupakan sebuah kontrak perdata yang menjadi tanggung jawab penjamin untuk menegakkannya. Karena mereka bukan polisi, pemburu hadiah menghadapi tanggung jawab hukum yang tidak berlaku bagi agen negara, sebab imunitas terbatas memungkinkan polisi menjalankan tugasnya secara efektif tanpa takut digugat. Pemburu hadiah umumnya bekerja sebagai kontraktor independen yang dibayar komisi dari total nilai jaminan yang ditanggung oleh buronan dan penandatangan bersama; mereka menyediakan asuransi tanggung jawab profesional sendiri dan hanya dibayar jika berhasil menemukan "skip" dan membawanya kembali.
Praktik pemburu hadiah merupakan peninggalan common law yang muncul pada Abad Pertengahan. Di Amerika Serikat, dasar hukum utama bagi pemburu hadiah berasal dari putusan Mahkamah Agung tahun 1872, Taylor v. Taintor. Praktik ini secara historis pernah ada di berbagai belahan dunia; namun, pada abad ke-21, hampir hanya ditemukan di Amerika Serikat karena praktik tersebut ilegal menurut hukum di sebagian besar negara lain. Hukum negara bagian di Amerika Serikat sangat bervariasi terkait legalitas praktik ini; Illinois, Kentucky, Oregon, dan Wisconsin melarang jaminan komersial, sementara Wyoming memiliki sedikit regulasi yang mengatur praktik tersebut.[1]