Teknik ini diterapkan pada daging mentah sebelum dimasak baik dalam minyak maupun air. Ini melibatkan pelapisan awal daging dengan soda kue atau campuran minyak, putih telur, tepung jagung, dan sherry atau anggur beras, [1] dan kemudian direbus dan dikeringkan.[2] Dagingnya kemudian bisa ditumis, digoreng, digoreng, direbus, atau direbus .[3] Selama pemasakan, campuran pembeludruan juga melindungi serat daging, mencegahnya tersangkut, sehingga daging lebih empuk.